tandaglobal.news | Kediri - Polres Kediri mengamankan tiga orang terkait pembuatan konten horor menyerupai pocong yang sempat meresahkan warga dan viral di media sosial.
Kasat Reskrim Joshua Peter Krisnawan mengatakan, penindakan dilakukan setelah polisi menerima laporan masyarakat mengenai adanya sosok berpakaian menyerupai pocong di wilayah Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri.
“Dari pemeriksaan awal, motifnya untuk mencari sensasi dan konten di media sosial agar dikenal,” ujar Joshua, Minggu (24/5).
Ketiga pembuat konten tersebut saat ini masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut guna mendalami peran masing-masing. Polisi juga belum menetapkan status tersangka dalam kasus tersebut.
Menurut polisi, aksi itu dilakukan karena para pelaku mengikuti tren konten serupa yang sebelumnya sempat viral di berbagai daerah lain.
Pihak kepolisian juga belum mengungkap identitas ketiga orang tersebut karena proses penyelidikan masih berlangsung.
Joshua mengimbau masyarakat agar lebih bijak menggunakan media sosial dan tidak membuat konten yang dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
“Kami mengimbau agar masyarakat tidak membuat konten yang meresahkan dan tetap bijak bermedia sosial,” katanya.
Sementara itu, Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa meminta masyarakat tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi, terutama kabar yang beredar di media sosial.
Ia juga mengingatkan warga untuk mewaspadai penyebaran hoaks yang dapat memicu kepanikan di masyarakat.
Sebelumnya, media sosial dihebohkan dengan video penangkapan sosok menyerupai pocong di Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri. Sosok tersebut sempat diinterogasi warga setelah membuat resah pengguna jalan dan masyarakat sekitar karena muncul di tepi jalan pada malam hari.
.png)
Posting Komentar