![]() |
| Sumber: infopublik.id |
TandaGlobalNews JAKARTA, 24 Mei 2026 – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, menegaskan bahwa pengembangan bakat dan keterampilan lunak (soft skills) anak harus dilakukan melalui kegiatan yang bersifat ramah anak, aman, inklusif, serta mampu mendukung tumbuh kembang mereka secara optimal. Pernyataan ini disampaikannya saat menghadiri peluncuran KOKO KRUNCH Kreatif Club 2026 yang diselenggarakan PT Nestle Indonesia di Jakarta, pada Minggu (24/5/2026). Acara ini dirancang sebagai wadah bagi anak-anak Indonesia untuk mengekspresikan kreativitas dan imajinasi lewat berbagai aktivitas edukatif dan menyenangkan.
“Kami mengapresiasi inisiatif KOKO KRUNCH Kreatif Club 2026 yang menghadirkan ruang positif bagi anak-anak untuk mengembangkan aktivitas yang menyenangkan. Ini juga merupakan pemanfaatan waktu luang anak untuk hal-hal positif seperti mewarnai,” ujar Arifah dalam sambutannya.
Menurut Arifah, kegiatan semacam ini bukan sekadar sarana hiburan, tetapi menjadi kesempatan berharga bagi anak untuk berekspresi, membangun rasa percaya diri, sekaligus merasakan kebersamaan dalam lingkungan yang aman dan penuh perhatian. Ia juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada para orang tua yang hadir dan mendampingi anak-anak selama kegiatan berlangsung. Ia menilai peran keluarga sangat krusial dalam memastikan anak tumbuh dan berkembang secara menyeluruh, baik dari sisi fisik, mental, maupun sosial.
“Inisiatif ini juga sejalan dengan upaya kami dalam mendukung pemenuhan hak anak,” tambahnya.
Pada kesempatan tersebut, Menteri PPPA juga berdialog langsung dengan sekitar 2.500 peserta yang terdiri dari anak-anak maupun orang tua. Dalam sesi tersebut, ia memberikan edukasi mengenai pengenalan diri anak serta mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap ancaman kekerasan yang kini sering terjadi di dunia digital.
Arifah menekankan bahwa tumbuh kembang anak yang optimal didasari oleh tiga hal utama: pemenuhan gizi yang cukup, pembentukan karakter positif, serta lingkungan yang aman dan penuh kasih sayang. Mengingat pesatnya perkembangan teknologi, ia mengingatkan kembali peran vital orang tua.
“Di era digital, peran orang tua semakin penting untuk mendampingi anak menggunakan teknologi secara bijak agar terhindar dari berbagai bentuk kekerasan dan pengaruh negatif,” tegasnya.
Selain itu, ia juga mendorong pelaksanaan edukasi yang berkelanjutan agar setiap anak memahami batasan dan area privasi tubuhnya, serta berani berbicara kepada orang tua atau orang yang dipercaya saat merasa tidak nyaman atau menghadapi situasi yang membahayakan.
“Semua anak berhak merasa aman, didengar, dan dilindungi. Anak perlu diajarkan mengenali batasan tubuhnya serta berani bercerita sebagai bentuk perlindungan diri sejak dini,” jelas Arifah. Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk aktif melapor apabila mengetahui, mendengar, melihat, atau mengalami tindak kekerasan terhadap anak melalui layanan SAPA 129 atau nomor WhatsApp 08-111-129-129.
Sementara itu, Kepala Tim Direktorat Sekolah Dasar Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Minhajul Ngabidin, menyambut baik dan mengapresiasi kontribusi PT Nestle Indonesia dalam mendukung penguatan sistem pendidikan nasional. Ia menyebut kerja sama ini telah terjalin sejak tahun 2021 bersama Direktorat PAUD Dikdasmen melalui program Gerakan Sekolah Sehat.
Minhajul menilai program KOKO KRUNCH Kreatif Club menjadi ruang yang tepat bagi anak-anak untuk mengembangkan kreativitas, bakat, dan minat, khususnya di bidang seni rupa seperti melukis, menggambar, dan mewarnai. Lebih jauh, ia berharap kegiatan ini dapat berkontribusi dalam pembentukan karakter anak sesuai dengan delapan dimensi profil lulusan yang diharapkan, yaitu beriman dan bertakwa, kolaboratif, kreatif, mandiri, mampu bekerja sama, komunikatif, dan sehat.
Di sisi lain, Country Business Manager Coffee & Cereals Partner Worldwide PT Nestle Indonesia, Sherif Hani, menegaskan komitmen perusahaannya untuk terus mendukung tumbuh kembang anak Indonesia secara berkelanjutan melalui program ini. Ia mengungkapkan, pada tahun 2026 ini, KOKO KRUNCH Kreatif Club menargetkan partisipasi sebanyak 16.000 anak. Kegiatan akan dilakukan dalam rangkaian roadshow di 13 gelanggang olahraga yang tersebar di berbagai kota besar di Indonesia, berlangsung mulai Mei hingga Oktober 2026 mendatang
“Kami berharap kolaborasi antara pemerintah dan berbagai mitra dapat terus diperkuat guna mendukung terciptanya lingkungan yang positif bagi tumbuh kembang anak Indonesia,” tutup Sherif.
Sumber: infopublik.id

Posting Komentar