![]() |
| Momentum Idul Adha menjadi pengingat untuk menumbuhkan kepedulian sosial, menekan ego, dan mempererat persaudaraan sesama umat. sumber : infopublik.id |
Pesan tersebut disampaikan Nusron saat menjadi khatib Salat
Idul Adha di Masjid Raya Al-Ittihaad, Jakarta, Rabu (27/5/2026). Dalam
khutbahnya, ia menegaskan bahwa Idul Adha bukan sekadar tentang penyembelihan
hewan kurban, tetapi juga simbol pengorbanan diri untuk menundukkan hawa nafsu
dan meningkatkan rasa kemanusiaan.
“Idul Adha bukan hanya tentang menyembelih hewan, tetapi tentang menyembelih ego, hawa nafsu, keserakahan, dan rasa tidak peduli kita kepada sesama,” ujar Nusron.
Menurutnya, ibadah kurban merupakan proses spiritual untuk
membersihkan hati dan membangun keikhlasan. Ia menilai ketakwaan sejati harus
tercermin dalam meningkatnya kepedulian terhadap sesama manusia.
Nusron juga mengingatkan bahwa tantangan masyarakat modern
saat ini tidak hanya soal kemiskinan materi, tetapi juga menurunnya empati
sosial. Ia menyoroti fenomena banyaknya individu yang berkecukupan secara
materi namun kehilangan rasa peduli dan penghargaan terhadap orang lain.
“Banyak orang berkecukupan tapi kehilangan empati, berilmu tetapi kasar, atau rajin beribadah namun sulit menghargai orang lain,” katanya.
Dalam khutbahnya, Nusron mengutip pesan Rasulullah SAW bahwa
kesempurnaan iman tidak hanya diukur dari ibadah ritual, tetapi juga dari
kemampuan mencintai sesama sebagaimana mencintai diri sendiri.
Ia pun mengajak masyarakat menjadikan Idul Adha sebagai
ruang refleksi untuk mempererat persaudaraan, memperbaiki hubungan sosial yang
renggang, dan memperkuat persatuan di tengah masyarakat.
“Kalau ada yang renggang, mari kita damaikan. Kalau ada yang terluka, mari kita maafkan. Karena ketakwaan sejati bukan hanya di sajadah, tetapi juga dalam kepedulian kepada sesama,” tuturnya.
Pesan yang disampaikan Menteri Nusron dinilai sejalan
dengan semangat pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat
karakter bangsa, harmoni sosial, dan nilai gotong royong di tengah kehidupan
masyarakat.
Sumber : infopublik.id
.jpeg)
Posting Komentar