Lagu “MBG Mas Bahlil Ganteng” Viral, Golkar Sebut Bentuk Kreativitas Netizen

Partai Golkar menanggapi viralnya lagu tentang Ketua Umum Bahlil Lahadalia. (ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto)

 TandaGlobal.news | Jakarta — Lagu berjudul “MBG Mas Bahlil Ganteng” yang viral di media sosial belakangan ini mendapat tanggapan santai dari Partai Golkar. Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, Sarmuji, menilai tren tersebut merupakan bentuk kreativitas netizen sekaligus apresiasi terhadap kerja keras Ketua Umum Golkar, Bahlil Lahadalia.

Lagu yang dikenal luas dengan judul “My Little Bolu Ketan” itu ramai digunakan sebagai backsound di berbagai platform media sosial seperti TikTok, Instagram Reels, hingga Facebook. Banyak akun membuat video dengan menyematkan lirik yang menyebut nama Bahlil Lahadalia.

Menanggapi fenomena tersebut, Sarmuji menegaskan bahwa pihaknya tidak mempermasalahkan sejumlah akun partai maupun kader Golkar yang ikut meramaikan tren lagu viral itu. Menurutnya, hal tersebut merupakan sesuatu yang wajar di era media sosial.

“Bagi kami itu kreativitas netizen saja. Tidak perlu ditanggapi secara berlebihan,” ujar Sarmuji.

Ia juga menyebut viralnya lagu tersebut bisa dipandang sebagai bentuk hiburan masyarakat sekaligus apresiasi terhadap kinerja Bahlil dalam memimpin partai dan menjalankan tugas pemerintahan.

Belakangan, tren lagu “MBG Mas Bahlil Ganteng” memang menjadi perbincangan di media sosial. Banyak warganet membuat berbagai video kreatif menggunakan lagu tersebut, mulai dari konten lucu hingga editan video politik ringan.

Meski menuai beragam komentar dari publik, Golkar memilih santai dan tidak ingin membesar-besarkan fenomena tersebut. Partai berlambang pohon beringin itu menilai media sosial memang menjadi ruang bebas bagi masyarakat untuk berekspresi selama tidak melanggar aturan.

Fenomena viralnya lagu politik bernuansa hiburan seperti ini juga menunjukkan bagaimana budaya internet dan media sosial kini memiliki pengaruh besar dalam membentuk percakapan publik, termasuk terkait tokoh politik nasional.

Tinggalkan Komentar

Lebih baru Lebih lama