Indonesia Siap Jamu Dunia: Presiden Prabowo Dijadwalkan Buka WCCE Kelima di Jakarta

 TandaGlobalNewsJAKARTA – Kementerian Ekonomi Kreatif resmi mengumumkan bahwa Indonesia akan kembali menjadi tuan rumah ajang bergengsi World Conference on Creative Economy (WCCE) yang kelima. Pertemuan internasional ini dijadwalkan berlangsung pada 21-23 Oktober 2026 di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, dan rencananya akan dibuka langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.

Ajang dua tahunan ini diproyeksikan menjadi tonggak sejarah bagi industri kreatif tanah air, dengan target kehadiran delegasi dari 80 negara. Peserta mencakup menteri ekonomi kreatif, organisasi internasional, akademisi, hingga investor global yang akan berkolaborasi merumuskan masa depan ekonomi kreatif dunia.

Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menekankan bahwa WCCE 2026 bukan sekadar konferensi biasa. Indonesia membawa agenda strategis melalui penyusunan dokumen "Jakarta Vision for Creative Economy".

Dokumen ini diharapkan menjadi panduan kebijakan global yang nantinya akan diajukan sebagai resolusi di Sidang Majelis Umum PBB. Langkah ini bertujuan agar ekonomi kreatif diakui secara legal sebagai pilar ekonomi dunia yang inklusif dan berkelanjutan.

Penyelenggaraan tahun ini terasa berbeda karena sejalan dengan kebijakan terbaru kementerian yang memperluas subsektor ekonomi kreatif dari 17 menjadi 21 subsektor. Beberapa fokus utama yang akan disorot dalam konferensi ini meliputi:

  • Akselerasi Konten Digital: Pengakuan terhadap peran konten kreator, affiliator, dan tren live commerce.

  • Integrasi Teknologi Masa Depan: Pemanfaatan AI (Artificial Intelligence), Blockchain, Web3, dan IoT dalam produksi kreatif.

  • Subsektor Pendukung: Custom otomotif, voice over, dan industri pengisi suara yang kini semakin berkembang pesat.

Dengan tema yang mengedepankan inovasi dan inklusivitas, WCCE 2026 diharapkan dapat memperkuat posisi Indonesia sebagai pemimpin pasar ekonomi kreatif di kawasan Asia Pasifik dan dunia. Indonesia ingin menunjukkan bahwa ekosistem kreatif nasional sudah sangat siap, mulai dari ketersediaan talenta digital hingga regulasi yang mendukung pertumbuhan UMKM kreatif.

Bagi para pelaku industri, ajang ini merupakan peluang emas untuk memperluas jejaring internasional, mencari akses pendanaan, serta mempromosikan karya-karya lokal ke panggung global.


Catatan Redaksi: Untuk informasi lebih lanjut mengenai pendaftaran delegasi dan jadwal lengkap sesi diskusi, masyarakat dapat memantau kanal resmi Kementerian Ekonomi Kreatif dalam waktu dekat.

Editor : TandaGlobalNews 

Tinggalkan Komentar

Lebih baru Lebih lama