Tragedi Salah Sasaran di Babakan Ciparay: Korban Begal Dihajar Massa Usai Difitnah Pelaku!

 TANDAGLOBALNEWS | BANDUNG – Sebuah insiden memilukan sekaligus ironis terjadi di kawasan Babakan Ciparay, Kota Bandung pada Rabu (6/5). Seorang pria bernama RRA (28), warga Astana Anyar, ditemukan terkapar lemas dan harus dievakuasi menggunakan ambulans setelah menjadi korban amuk massa. Ironisnya, RRA sebenarnya adalah korban begal yang justru diteriaki sebagai pelaku oleh penjahat yang merampas motornya.

Kronologi: Modus Polisi Gadungan

Peristiwa bermula saat RRA sedang melintas di kawasan Jalan Soekarno-Hatta. Di tengah perjalanan, ia dipepet oleh tiga orang pria yang menggunakan dua sepeda motor. Ketiga pelaku yang kemudian diketahui berinisial YN, RS, dan AR tersebut menghentikan korban dengan modus mengaku sebagai anggota kepolisian.

Para pelaku menuduh korban terlibat dalam suatu masalah dan berusaha merampas kendaraan milik RRA. Merasa ada yang tidak beres, korban memberikan perlawanan sengit saat memasuki wilayah Babakan Ciparay.

Fitnah yang Mematikan: Teriakan "Maling Teriak Maling"

Dalam upaya mempertahankan motornya, RRA berteriak meminta pertolongan warga sekitar. Namun, para pelaku yang panik justru menggunakan taktik licik. Mereka berteriak balik dengan kencang sambil menunjuk korban: "Begal! Begal!".

Teriakan pelaku berhasil memprovokasi warga yang berada di lokasi. Tanpa sempat mengklarifikasi, massa yang tersulut emosi langsung mengepung dan menghadiahi RRA dengan bogem mentah hingga ia jatuh tersungkur dan tak berdaya. Di saat massa fokus menghajar korban, para pelaku memanfaatkan situasi untuk melarikan diri.

Lemas dan Tak Berdaya di Hadapan Ambulans

Video evakuasi RRA sempat viral di media sosial, memperlihatkan kondisi korban yang sudah terkapar lemas saat hendak dimasukkan ke dalam ambulans. Warga awalnya mengira pria tersebut adalah pelaku kriminal yang tertangkap, sebelum akhirnya pihak Polsek Babakan Ciparay mengungkap fakta sebenarnya di lapangan.

Tiga Pelaku Berhasil Diringkus

Kapolsek Babakan Ciparay mengonfirmasi bahwa setelah melakukan penyelidikan cepat dan meminta keterangan saksi, diketahui bahwa RRA murni merupakan korban. Berkat gerak cepat petugas, ketiga pelaku begal asli kini telah berhasil diamankan.

Fakta-fakta penting dalam kasus ini:

  • Identitas Korban: RRA (28), bekerja sebagai buruh harian lepas asal Astana Anyar.

  • Modus Operandi: Mengaku anggota polisi (polisi gadungan) untuk menakuti korban.

  • Barang Bukti: Dua unit sepeda motor telah disita pihak berwajib.

Pesan untuk Masyarakat

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak mudah tersulut provokasi dan melakukan aksi main hakim sendiri. Kasus ini menjadi pengingat pahit bahwa kecepatan informasi di lapangan seringkali tidak sebanding dengan kebenaran fakta, yang justru bisa mengorbankan warga sipil tak bersalah.


Penulis: Redaksi Tanda Global News

Kontak Media: +62 857-4306-4965

Tinggalkan Komentar

Lebih baru Lebih lama