Tandaglobalnews CIANJUR, 13 Mei 2026 – Sebuah rekaman video yang memperlihatkan keributan dan aksi sekelompok orang melempari sebuah mobil jenis Low Cost Green Car (LCGC) berwarna putih di jalur Puncak Pass, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menjadi sorotan dan viral di media sosial. Menanggapi beredarnya video tersebut, Satuan Lalu Lintas Polres Cianjur segera turun ke lokasi untuk melakukan penyelidikan dan mengungkap kronologi lengkap kejadian.
Kasat Lantas Polres Cianjur, AKP Aang Andi Suhandi, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Senin, 11 Mei 2026, sekitar pukul 16.30 WIB, tepatnya di kawasan Puncak Pass, wilayah Seger Alam.
Berdasarkan keterangan saksi mata yang ada di lokasi, salah satunya Muhammad Alpar yang berprofesi sebagai pedagang bakso cuanki, kejadian bermula ketika pengemudi mobil LCGC tersebut diduga sedang dikejar oleh sekelompok orang dari arah Cimory menuju ke arah Puncak Pass. Situasi tersebut membuat pengemudi mobil berada dalam kondisi panik dan kehilangan kewaspadaan.
Saat melintas di lokasi kejadian, karena diduga panik dan berusaha menghindar, pengemudi mobil tersebut tak sengaja menabrak sebuah sepeda motor yang sedang berjalan di depannya. Insiden tabrakan itulah yang kemudian memicu kemarahan dan memunculkan keributan antara pengemudi mobil dengan pengendara motor yang menjadi korban tabrakan, serta warga dan orang-orang yang berada di sekitar lokasi.
Ketegangan yang memuncak itu akhirnya berujung pada aksi di mana mobil tersebut dilempari oleh massa yang berkumpul, adegan yang kemudian terekam kamera dan tersebar luas di media sosial. Pihak kepolisian saat ini sedang mendalami penyebab pasti dikejarnya mobil tersebut, serta memproses seluruh pihak yang terlibat dalam keributan agar peristiwa serupa tidak terulang kembali di jalur wisata yang padat pengunjung ini.
Pihak kepolisian juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan di kawasan Puncak Pass agar tetap tenang, mematuhi aturan lalu lintas, dan tidak bertindak main hakim sendiri jika terjadi perselisihan atau kecelakaan, melainkan segera melaporkan kepada petugas yang berwenang

Posting Komentar