Tandaglobalnews
Tulungagung, 12 Mei 2026 – Tim gabungan dari
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Tulungagung
melakukan evakuasi dengan penuh tantangan terhadap seorang siswi SMK yang
tiba-tiba mengalami kelumpuhan mendadak dan tidak mampu menggerakkan seluruh
tubuh usai menyelesaikan kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL). Proses
penanganan berlangsung cukup dramatis karena lokasi kejadian memiliki akses
jalan yang sangat sempit dan sulit dilalui kendaraan maupun alat berat.
Kejadian
bermula pada Senin siang, ketika siswi berinisial R (17 tahun) yang merupakan
siswi salah satu SMK negeri di Tulungagung, baru saja menyelesaikan tugas
hariannya di tempat PKL di wilayah Kecamatan Gondang. Saat hendak bersiap
pulang, ia tiba-tiba mengeluh pusing hebat, lemas luar biasa, dan tak lama
kemudian seluruh bagian tubuhnya kaku serta sama sekali tidak bisa digerakkan,
meski masih sadar dan bisa berbicara. Rekan-rekan serta pembimbing PKL yang
panik segera menghubungi dinas pemadam kebakaran dan layanan darurat kesehatan
untuk meminta bantuan evakuasi.
Petugas
Damkar yang tiba di lokasi langsung menghadapi kendala utama: lokasi berada di
dalam kawasan pemukiman padat dengan jalan setapak yang sempit, berkelok, serta
tidak bisa dilalui ambulans maupun kendaraan operasional. Kondisi medan yang
agak menanjak dan permukaan jalan yang tidak rata semakin menambah tingkat
kesulitan penanganan.
“Kondisinya
cukup sulit. Lokasi kejadian masuk ke dalam gang sempit, kendaraan tidak bisa
masuk sama sekali. Korban juga kondisinya kaku total, tidak boleh digerakkan
sembarangan karena dikhawatirkan ada gangguan saraf atau otot, jadi kami harus
sangat hati-hati,” ungkap salah satu petugas penyelamatan.
Proses
evakuasi pun dilakukan secara manual. Tim menggunakan tandu darurat yang
dilengkapi penyangga leher dan tubuh agar posisi korban tetap stabil. Sebanyak
enam petugas bergotong-royong membawa siswi tersebut berjalan kaki menembus
gang sempit sejauh lebih dari 300 meter menuju titik terdekat yang bisa
dijangkau kendaraan dinas. Selama perjalanan, petugas terus berkomunikasi dan
menenangkan korban yang tampak ketakutan dan kesakitan.
Warga
sekitar yang mengetahui kejadian itu pun turut membantu, membuka jalan, dan
memberikan penerangan tambahan demi memperlancar proses pengangkutan. Suasana haru
dan keprihatinan tampak menyelimuti proses penyelamatan tersebut.
Setelah
berhasil dibawa ke kendaraan operasional, korban segera dilarikan ke Rumah
Sakit Umum Daerah (RSUD) Tulungagung untuk mendapatkan penanganan medis lebih
lanjut. Dokter yang memeriksa sementara waktu menduga kondisi siswi tersebut
disebabkan kelelahan fisik yang ekstrem, ketegangan psikis, serta kemungkinan
adanya gangguan elektrolit akibat aktivitas padat selama masa PKL, namun
pemeriksaan lebih mendalam masih terus dilakukan untuk memastikan diagnosa
medis yang tepat.
Pihak
sekolah mengaku sangat prihatin dan berkoordinasi penuh dengan keluarga siswi.
Mereka juga akan mengevaluasi kembali jadwal dan beban kerja siswa selama masa
Praktik Kerja Lapangan agar kejadian serupa tidak terulang dan keselamatan
peserta didik tetap menjadi prioritas utama.
Hingga
berita ini diturunkan, kondisi siswi tersebut sudah mulai stabil dan sedang
menjalani perawatan intensif di ruang rawat inap RSUD Tulungagung.
Sumber:
detikjatim
#DamkarTulungagung
#EvakuasiDramatis #SiswiSMK #PKL #KasusKesehatan #Penyelamatan #Tulungagung
#tandaglobalnews

Posting Komentar