JOMBANG, 12 Mei 2026 – Warga Dusun Cangkringmalang, Desa Sidomulyo, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, dibuat kaget dan geger setelah menemukan jasad seorang pemuda yang mengapung di aliran sungai atau saluran irigasi setempat, tepatnya pada Minggu malam, 10 Mei 2026, sekitar pukul 22.00 WIB.
Berdasarkan keterangan warga yang pertama kali melihat, jenazah tersebut terlihat mengapung dengan posisi tertelungkup, masih mengenakan pakaian lengkap berupa kaos dan celana panjang, serta kondisi tubuh masih relatif utuh, belum mengalami pembusukan parah. Warga yang curiga kemudian segera melaporkan penemuan ini ke pihak kepolisian setempat.
Tim kepolisian dari Polres Jombang segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan proses evakuasi. Jenazah kemudian dibawa ke kamar jenazah RSUD Jombang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut serta identifikasi diri.
Hasil penyelidikan dan identifikasi yang berlangsung cepat pada Senin (11/5/2026) memastikan bahwa korban adalah Andika Putra Bagus Arziansyah (19 tahun), pemuda warga Dusun Beweh, Desa Ngogri, Kecamatan Megaluh, tidak jauh dari lokasi penemuan.
Dari hasil pemeriksaan dan keterangan pihak kepolisian, diketahui korban diduga menjadi korban kecelakaan lalu lintas tunggal yang terjadi sehari sebelumnya, yakni Sabtu dini hari, 9 Mei 2026. Dugaan ini diperkuat dengan ditemukannya sepeda motor Honda Beat bernomor polisi S 5909 OCG milik korban, yang ditemukan terjatuh di aliran sungai di wilayah Dusun Plosokendal, Desa Plosogeneng, Kecamatan Jombang.
Diduga saat melintasi jalan yang berkelok, korban kehilangan kendali atas kendaraannya, hingga jatuh masuk ke saluran irigasi bersama sepeda motornya. Arus air yang cukup deras kemudian menyeret tubuh korban sejauh sekitar 650 meter, hingga akhirnya ditemukan warga di wilayah Dusun Cangkringmalang, Desa Sidomulyo.
Kasat Reskrim Polres Jombang, AKP Dimas Robin Alexander, menegaskan bahwa dari hasil pemeriksaan fisik, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, luka tusuk, atau bekas penganiayaan pada seluruh tubuh korban. Penyebab kematian dipastikan akibat kecelakaan dan tenggelam, bukan akibat tindak kejahatan. Kasus ini pun selanjutnya diserahkan penanganannya ke Satuan Lalu Lintas Polres Jombang sebagai kasus kecelakaan tunggal murni.
Kejadian ini sempat menimbulkan keresahan warga, namun setelah identitas dan penyebab kematian terungkap, suasana mulai kembali tenang. Jenazah Andika telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk disemayamkan dan dimakamkan sesuai adat istiadat setempat.

Posting Komentar