Kemenangan ini menjadi bukti nyata perkembangan pesat Garuda Muda, mengingat pada laga uji coba Februari lalu mereka pernah kalah telak 0-7 dan 2-3 dari lawan yang sama. Kali ini, mental baja, strategi matang, dan kerja keras menjadi kunci kemenangan berharga tersebut.
Indonesia U17:
Mike Rajasa (GK); Mathew Baker (C), Pandu Aryo, Farik Rizqi, Peres Akwila Tjoe; Farrel Luckyta, Noha Pohan, Fardan Farras; Dava Yuna, Chico Jericho, Ichiro Akbar.
Pelatih: Kurniawan Dwi Yulianto
China U17:
Qin Ziniu (GK); Jin Yucheng, Nan Zixun, Li Junpeng, Zhang Xuyao; Zhou Yunuo (C), He Sifan, Wan Xiang, Shuai Weihao; Wang Heyi, Pan Chaowei.
Pelatih: Bin Ukishima
Sejak peluit awal dibunyikan oleh wasit Abdullah Dhafer Alshehri, China langsung tampil mendominasi penguasaan bola dan memberikan tekanan tinggi. Mereka mencoba membongkar pertahanan Indonesia lewat serangan sayap yang cepat dan umpan-umpan terobosan.
Namun, skuad Garuda Muda tampil sangat disiplin. Dengan formasi fleksibel yang berubah menjadi 5-4-1 saat bertahan, barisan pertahanan yang dipimpin kapten Mathew Baker bekerja sangat keras. Mereka mampu menutup ruang gerak lawan dengan rapi, sehingga peluang emas yang didapat China sangat minim.
Di bawah mistar gawang, kiper andalan Mike Rajasa juga tampil gemilang dengan beberapa kali melakukan penyelamatan krusial dan menepis bola-bola berbahaya.
Di sisi lain, Indonesia sempat kesulitan mengembangkan permainan di 30 menit awal. Namun, mereka mulai menemukan ritme permainan pada 15 menit terakhir babak pertama. Peluang terbaik tim Garuda Muda tercipta pada menit ke-43 saat Chico Jericho berhasil melewati beberapa pemain lawan dan berada dalam posisi mengancam. Sayangnya, gangguan fisik dari tiga bek China membuat ia kehilangan keseimbangan dan terjatuh sebelum melepaskan tembakan. Babak pertama pun berakhir imbang 0-0.
Memasuki babak kedua, permainan semakin memanas dan intens. China terus mendesak dengan lebih agresif, namun Indonesia mulai berani bermain lebih terbuka dan memanfaatkan serangan balik cepat.
Drama besar terjadi pada menit ke-67 atau 68. Indonesia sempat bersorak kegirangan usai bola hasil lemparan jauh Farik Rizqi disundul masuk ke gawang China. Namun, kebahagiaan itu harus pupus karena wasit menganulir gol tersebut setelah menilai terjadi pelanggaran handball sebelum bola masuk ke jaring.
Kesempatan lain kembali datang pada menit 78 lewat aksi individu Mathew Baker. Kapten tim ini berhasil melaju dan melepaskan tendangan keras, namun sayang bola masih melenceng sedikit ke samping gawang lawan.
Tekanan dari China semakin gencar di 10 menit terakhir waktu normal. Mereka melemparkan seluruh kekuatan untuk mencetak gol, melakukan bombardir ke area pertahanan Indonesia. Namun, berkat kesolidan barisan belakang dan performa luar biasa Mike Rajasa, gawang Indonesia tetap tak kebobolan.
Justru saat semua orang mengira laga akan berakhir imbang, momen ajaib terjadi tepat pada menit ke-87.
Berawal dari skema serangan balik yang cepat, Mathew Baker mengirimkan umpan panjang yang sangat akurat dan brilian ke arah kanan pertahanan China. Bola meluncur mulus diterima oleh Keanu Sanjaya, pemain pengganti yang baru diturunkan pada menit ke-67.
Dengan kualitas kelas atas, Keanu berhasil lolos dari pengawalan ketat dua bek China. Ia mengontrol bola dengan sangat baik sebelum melepaskan tendangan mendatar yang sangat keras, placed shot, tepat ke pojok bawah gawang. Kiper China, Qin Ziniu, sama sekali tak berdaya! Skor berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan Indonesia.
Gol ini sontak membuat seluruh pemain dan ofisial Timnas Indonesia melompat kegirangan. Keanu Sanjaya menjadi pahlawan malam itu dengan eksekusi yang sangat dingin dan mematikan.
Sisa waktu termasuk tambahan waktu 5 menit menjadi momen yang sangat menegangkan. China berusaha mati-matian untuk menyamakan kedudukan, melakukan serangan bertubi-tubi. Namun, mental baja dan pertahanan yang sangat solid membuat mereka gagal menembus gawang Mike Rajasa.
Peluit panjang akhirnya berbunyi. Indonesia menang dramatis 1-0! Kemenangan ini menjadi modal luar biasa bagi Timnas U17 untuk melangkah ke fase selanjutnya.
Hasil ini menempatkan Indonesia di peringkat kedua klasemen sementara Grup B dengan 3 poin, hanya kalah selisih gol dari Jepang yang menang 3-1 atas Qatar.
Laga selanjutnya, Timnas U17 akan menghadapi Qatar pada Sabtu, 9 Mei 2026 pukul 23.30 WIB, dan ditutup dengan melawan Jepang pada Selasa, 12 Mei 2026.
Skor Akhir:
🇮🇩 Indonesia U17 1 - 0 China U17 🇨🇳
⚽ Gol: Keanu Sanjaya (87')
Sumber: Berbagai Media Olahraga
#tandaglobalnews #SIF #AFCU17AsianCup2026 #TimnasIndonesia #GarudaMuda #IndonesiaVsChina #KeanuSanjaya

Posting Komentar