NGANJUK, Tanda Global News – Insiden kecelakaan maut yang melibatkan dua sepeda motor dan satu truk trailer terjadi di jalur utama Surabaya-Madiun, tepatnya di Dusun Kalimati, Desa Kedungejo, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk, pada Jumat sore (24/4/2026). Peristiwa tragis yang terekam kamera pengawas (CCTV) ini mengakibatkan seorang penumpang sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian.
Kronologi Kejadian
Berdasarkan rekaman CCTV dan keterangan resmi kepolisian, peristiwa bermula sekitar pukul 16.10 WIB. Sepeda motor Honda BeAT bernopol AG 6001 VAY yang dikendarai oleh CD dengan membonceng SS, melaju dari arah barat ke timur.
Sesampainya di lokasi, diduga karena kurangnya konsentrasi dan jarak aman, motor tersebut menabrak bagian belakang sepeda motor lain bernopol AG 4031 VBL yang dikendarai oleh RO. Benturan tersebut membuat motor yang dikendarai CD oleng ke arah kanan jalan.
Nahas, pada saat yang bersamaan, sebuah Truk Trailer Hino bernopol AB 8022 IT yang dikemudikan oleh H sedang melaju searah di sisi kanan motor tersebut.
Pernyataan Kasatlantas Polres Nganjuk
Kasatlantas Polres Nganjuk, AKP Ivan Danara Oktavian, mengonfirmasi bahwa akibat olengnya kendaraan tersebut, penumpang motor berinisial SS jatuh ke kolong truk dan terlindas roda belakang bagian kiri.
"Korban berinisial SS mengalami luka berat pada bagian kepala dan kaki. Meski sempat dievakuasi, korban dinyatakan meninggal dunia dalam perawatan medis," ujar AKP Ivan Danara Oktavian dalam keterangannya.
Beliau juga menambahkan bahwa faktor utama penyebab kecelakaan ini adalah kurangnya ruang aman dan konsentrasi pengendara motor saat hendak mendahului atau melaju di jalur padat yang banyak dilalui kendaraan besar.
Imbauan Keselamatan
Saat ini, seluruh kendaraan yang terlibat telah diamankan oleh Unit Gakkum Satlantas Polres Nganjuk untuk proses penyidikan lebih lanjut. AKP Ivan Danara Oktavian mengimbau kepada seluruh pengguna jalan, khususnya di jalur provinsi, untuk selalu meningkatkan kewaspadaan.
"Kami meminta pengendara untuk selalu menjaga jarak aman dan memastikan situasi benar-benar kosong sebelum melakukan manuver di jalan raya. Jangan memaksakan mendahului jika ruang tidak mencukupi, terutama di sekitar kendaraan berat," pungkasnya.
Hingga berita ini dirilis, arus lalu lintas di lokasi kejadian telah kembali normal setelah sebelumnya sempat mengalami ketersendatan saat proses evakuasi korban dan kendaraan.
Editor: Redaksi Tanda Global News Sumber: Satlantas Polres Nganjuk / Dokumentasi CCTV warga

Posting Komentar