Tandaglobalnews MEDAN, Jumat 25 April 2026 – Kejadian
memilukan dan meresahkan terjadi di kawasan Gang Wakaf, Kelurahan Tanjung Mulia
Hilir, Kecamatan Medan Deli. Puluhan unit rehal atau papan baca Al-Qur'an yang
selama ini berdiri tegak di pinggir jalan dan area umum untuk digunakan
masyarakat, kini hancur lebur dan rusak parah akibat ulah tangan jahil yang
tidak bertanggung jawab.
Kondisi yang terlihat
di lokasi sangat menyedihkan. Puluhan rehal yang terbuat dari bahan kayu dan
semen tersebut tidak tersisa dalam keadaan utuh. Sebagian besar papan tempat
meletakkan mushaf Al-Qur'an sudah patah, terlepas dari tiangnya, hingga ambruk
ke tanah. Bahkan ada beberapa di antaranya yang hancur berkeping-keping dan
sulit untuk diperbaiki kembali. Tidak hanya rehal, beberapa tiang penyangga dan
pagar pembatas area tersebut juga ikut rusak dan rubuh.
Berdasarkan
keterangan warga sekitar, kerusakan massal ini diduga terjadi pada malam hari
atau dini hari tadi. Saat itu suasana sedang sepi dan tidak ada orang yang
berjaga, sehingga pelaku bertindak seenaknya tanpa ada yang melihat. Warga baru
menyadari kondisi mengenaskan ini pada pagi harinya saat mereka hendak beraktivitas
atau berjalan melewati lokasi tersebut.
"Kami kaget dan
sangat marah melihatnya. Kemarin sore masih bagus-bagus saja, paginya sudah
hancur semua. Siapa yang tega melakukan hal seperti ini? Itu kan barang ibadah
untuk umum," ujar salah satu warga dengan nada emosi.
Rehal-rehal tersebut
bukanlah barang pribadi, melainkan fasilitas umum yang didirikan atas dasar
wakaf dan kepedulian masyarakat serta para dermawan. Tujuannya adalah agar
setiap orang yang lewat atau ingin beribadah bisa dengan mudah mengambil dan
membaca Al-Qur'an di tempat tersebut. Fasilitas ini sudah berdiri cukup lama
dan sangat bermanfaat bagi warga setempat, terutama anak-anak yang belajar
mengaji dan para jamaah yang ingin beribadah.
Kerusakan ini tentu
saja sangat merugikan dan menyakiti hati masyarakat. Selain nilai material yang
tidak sedikit, kerusakan ini juga dianggap sebagai tindakan yang tidak
menghargai nilai-nilai agama dan kenyamanan bersama. Warga mendesak agar pihak
kepolisian atau petugas keamanan setempat bisa segera turun tangan untuk
menyelidiki kasus ini dan mencari tahu siapa pelaku atau kelompok yang berani
merusak fasilitas ibadah tersebut.
Sampai saat ini,
belum diketahui secara pasti motif di balik perusakan ini. Apakah murni ulah
tangan jahil anak-anak yang tidak bertanggung jawab, atau ada unsur kesengajaan
lainnya. Namun warga berharap kejadian buruk seperti ini tidak terulang lagi
dan pelakunya bisa segera diusut tuntas agar mendapatkan hukuman yang setimpal.
Sementara itu,
pengurus masjid dan tokoh masyarakat setempat menyatakan akan segera
mengumpulkan dana dan gotong royong untuk memperbaiki atau mengganti kembali
rehal-rehal yang rusak tersebut, agar fungsi dan kegunaannya bisa kembali
dinikmati oleh umat.
#tandaglobalnews#RehalRusak #GangWakaf #MedanDeli
#TanjungMuliaHilir #Vandalisme #BeritaMedan #KasusHukum
Posting Komentar