TandaGlobalNews JAKARTA – Sebuah insiden pencurian motor yang diwarnai dengan suara letusan senjata api mengguncang wilayah Kembangan, Jakarta Barat. Peristiwa yang terjadi pada Minggu (26/4/2026) ini sempat membuat panik warga setempat setelah pelaku diduga melepaskan tembakan saat aksinya dipergoki.
Hingga saat ini, kepolisian masih mendalami kasus tersebut
mengingat belum ditemukannya bukti fisik yang menguatkan adanya penggunaan
senjata api sungguhan.
Berdasarkan keterangan warga, kejadian bermula ketika aksi
pencurian motor diketahui oleh warga sekitar. Saat dikejar dan dipergoki,
pelaku dikabarkan meletuskan sesuatu yang terdengar seperti suara tembakan
untuk menakut-nakuti massa.
Aksi intimidasi ini berhasil membuat warga menjauh, sehingga
pelaku berhasil melarikan diri. Namun, kabar baiknya, pelaku gagal membawa
kabur motor incaran mereka karena aksinya sudah terlanjur ketahuan.
"Motor korban belum diambil, belum sempat menyentuh
(motor)," jelas Kanit Reskrim Polsek Kembangan, AKP Rahmad Kurnianto.
Meskipun warga mendengar suara letusan, pihak kepolisian
belum bisa memastikan apakah benda yang digunakan pelaku adalah senjata api
sungguhan atau hanya mainan/kembang api.
Hal ini disebabkan karena hingga saat ini tim penyidik belum
menemukan satu pun bukti fisik berupa selongsong peluru atau proyektil di
lokasi kejadian.
"Iya (keterangan warga ada letusan). Kalau letusan kan
bisa letusan mainan. Ini kan nggak tahu. Karena kecuali kalau kita nemu
proyektilnya, baru ketahuan," ujar Rahmad kepada wartawan, Kamis
(30/4/2026).
Pemeriksaan terhadap rekaman CCTV di sekitar lokasi juga
belum memberikan bukti yang jelas terkait tindakan pelaku tersebut.
"CCTV kita cek semua, iya belum (ada bukti),"
tambahnya singkat.
Keunikan lain dari kasus ini adalah hingga saat ini, pihak
korban diketahui belum membuat laporan resmi ke kantor polisi. Meski begitu,
kepolisian tidak tinggal diam.
Kasus ini tetap ditindaklanjuti dan kini sudah menjadi
penyelidikan gabungan antara Polsek Kembangan dengan unit Resmob Polres Metro
Jakarta Barat untuk mengungkap identitas dan menangkap para pelaku.
"Penyelidikan gabungan dengan Resmob Polres Metro Jakarta Barat," pungkasnya.

Posting Komentar