TandaGlobalnews JAKARTA –
Keharmonisan rumah tangga penyanyi terkenal Pinkan Mambo dan suaminya, Arya
Khan, kini sedang diuji sangat berat. Hubungan mereka yang sebelumnya terlihat
baik-baik saja, kini justru berada di ambang perpisahan setelah Pinkan secara
terbuka mengungkapkan keinginannya untuk bercerai.
Keputusan berat ini bukan diambil secara
mendadak, melainkan karena tumpukan kekecewaan yang sudah dipendam oleh mantan
vokalis grup Ratu ini selama cukup lama. Pemicu utama kemarahan dan keputusan cerai Pinkan
bermuara pada masalah pembangunan sebuah rumah yang dilakukan oleh Arya Khan
secara diam-diam selama hampir satu tahun terakhir.
Dalam sebuah kesempatan, Pinkan mengaku
sangat kecewa karena merasa dibohongi dan tidak dihargai sebagai istri. Ia
menyinggung soal dana yang digunakan untuk membangun rumah tersebut diduga
berasal dari uang hasil kerja kerasnya, termasuk uang endorse dan keuntungan
dari bisnis donat yang sempat viral, namun digunakan tanpa sepengetahuan dan
persetujuannya.
"Rumah itu dibuatnya tanpa persetujuan
aku, dan dibuatnya itu aku dibohongi selama setahun. Dibilangnya itu rumah
saudara, istri mana yang nggak sakit hati?" ujar Pinkan dengan tegas.
Saat dikonfrontir, Arya Khan sempat
berdalih dan mengaku bahwa rumah tersebut sebenarnya dibangun khusus untuk
Pinkan dan keluarga. Namun, penjelasan tersebut sama sekali tidak meredakan
amarah dan kekecewaan sang istri.
Bagi Pinkan, masalah utamanya bukan
terletak pada siapa yang akan menempati rumah tersebut, melainkan soal
keterbukaan dan rasa hormat. Ia merasa diperlakukan semena-mena dan tidak
dilibatkan dalam keputusan besar yang menggunakan uang bersama.
"Kok kamu maksa, berarti kamu bos aku
pembantu. Nggak mau tinggal di situ, aku mau cerai karena kamu nggak pernah
ngehargain aku," tegas Pinkan menyampaikan isi hatinya.
Ketegangan semakin memuncak setelah Pinkan
mendengar pernyataan suaminya dalam sebuah podcast bersama Melaney Ricardo.
Dalam kesempatan itu, Arya disebut-sebut mengatakan bahwa Pinkan lah yang tidak
mau tinggal di rumah yang sedang dibangun tersebut.
"Dia bilang 'Pinkan nggak mau tinggal
di rumah ini'. Jahat bangat," imbuh pelantun lagu hits Kekasih yang Tak
Dianggap tersebut.
Pinkan menegaskan bahwa penolakkannya bukan
tanpa alasan, melainkan karena cara suaminya memperoleh dan membangun aset
tersebut penuh dengan kebohongan. Ia merasa posisinya direndahkan dan kerja
kerasnya dieksploitasi secara sepihak.
Saat ini, hubungan keduanya tampak sudah
berada di titik terendah. Pinkan merasa bahwa selama ini ia telah dibohongi dan
diperlakukan tidak adil. Uang hasil keringatnya yang seharusnya digunakan untuk
kesejahteraan bersama, justru dijadikan modal untuk membangun sesuatu di belakang
punggungnya dengan cara yang tidak jujur.
Nasib rumah tangga mereka kini tinggal
menunggu waktu, apakah masih bisa didamaikan atau justru berakhir di meja
hijau.
Posting Komentar