GEGERKAN WARGA! Aksi Kejar-Kejaran Geng Motor di Sidoarjo, Motor dan Celurit Disita


    Tandaglobalnews SIDOARJO
, 26 April 2026 – Suasana hening dini hari di wilayah Kecamatan Taman, Sidoarjo, mendadak berubah ricuh dan penuh ketegangan pada Minggu dini hari, 26 April 2026. Sekelompok pemuda yang diduga merupakan anggota geng motor atau premanisme terlibat dalam aksi kejar-kejaran yang menegangkan dengan aparat kepolisian.

 Insiden yang terjadi sekitar pukul 03.00 WIB ini memicu kepanikan warga setempat, terutama saat para pelaku yang merasa terdesak nekat masuk dan bersembunyi di tengah pemukiman padat penduduk.

 Peristiwa ini bermula ketika Polsek Taman menerima laporan dari masyarakat yang waspada. Warga melaporkan adanya kerumunan massa dan indikasi kuat akan terjadinya tawuran antar kelompok di sekitar persimpangan lampu merah Kletek.

 Merespons informasi tersebut, pihak kepolisian langsung bergerak cepat. Tim gabungan yang terdiri dari personel Unit Reskrim, Intelkam, Lalu Lintas (Lantas), hingga Satuan Sabhara dikerahkan untuk melakukan penyisiran dan pengamanan di lokasi yang dilaporkan rawan tersebut.

 Sesaat setelah pasukan gabungan tiba di lokasi dan mulai melakukan pemeriksaan, kelompok pemuda tersebut dikabarkan langsung panik. Merasa terjepit dan tidak memiliki jalan lain, mereka memilih untuk melarikan diri secara serentak.

 Dalam upaya menghindari penangkapan, para pelaku nekat "tunggang langgang" menerobos masuk ke dalam gang-gang sempit dan pemukiman warga di kawasan Desa Kletek. Aksi lari terbirit-birit ini membuat suasana di tengah kampung menjadi kacau dan mengejutkan warga yang sedang tertidur pulas.

Karena kondisi panik dan terburu-buru, para pelaku tidak sempat membawa kendaraan dan barang-barang mereka. Di sebuah gang sempit, polisi berhasil mengamankan sejumlah aset yang ditinggalkan begitu saja.

 Dari hasil penggeledahan dan pengamanan di lokasi kejadian, petugas berhasil menyita barang bukti yang cukup signifikan, antara lain:

- 6 unit sepeda motor berbagai tipe dan warna yang diduga digunakan sebagai kendaraan operasional kelompok tersebut.

- 1 bilah celurit panjang yang siap pakai, diduga kuat akan digunakan sebagai senjata tajam dalam aksi tawuran yang direncanakan.

Seluruh barang bukti tersebut kini telah dibawa dan diamankan di kantor Polsek Taman untuk proses identifikasi lebih lanjut guna melacak identitas para pemiliknya yang saat ini masih dalam pelarian.

Meskipun dalam insiden ini tidak ada korban jiwa maupun luka-luka yang dilaporkan, pihak kepolisian menegaskan bahwa kasus ini akan ditindaklanjuti secara tegas.

 Kapolsek Taman, Kompol Kanisius Franata, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam melihat adanya potensi kerawanan yang mengganggu ketertiban umum.

 "Kami saat ini sedang melakukan pendalaman informasi dan penyelidikan untuk memburu identitas serta keberadaan para pelaku yang berhasil meloloskan diri. Mereka tidak akan bisa lepas dari jerat hukum," tegasnya.

 Lebih lanjut, Kompol Kanisius juga menyampaikan bahwa untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali, pihaknya akan meningkatkan intensitas patroli keamanan secara berkala. Hal ini dilakukan demi memastikan wilayah hukum Polsek Taman khususnya, dan Kabupaten Sidoarjo pada umumnya, tetap aman, kondusif, dan bebas dari ancaman kejahatan jalanan serta tawuran. 

#tandaglobalnews #SidoarjoHariIni #KabarSidoarjo #InfoSidoarjo #PolsekTaman #KejarMimpi #GengMotor #Hukum

Tinggalkan Komentar

Lebih baru Lebih lama