Tandaglobalnews Kandangan, Kediri – Sebuah peristiwa memilukan terjadi di Dusun Banjarejo, Desa Karangtengah, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Kediri. Seorang laki-laki yang berprofesi sebagai buruh bangunan ditemukan meninggal dunia di dalam rumah tempat tinggalnya dalam kondisi tubuh sudah mulai membusuk. Penemuan jasad korban berawal dari curigaan teman kerjanya yang mencium bau sangat menyengat yang keluar dari dalam rumah tersebut.
Berdasarkan keterangan resmi yang dihimpun dari Polsek Kandangan dan keterangan saksi mata, peristiwa bermula ketika Joko Susanto (38 tahun), teman sekaligus rekan kerja korban, berencana menjemputnya untuk bekerja pada Kamis siang, 23 April 2026. Namun, sesampainya di rumah korban, Joko mendapati pintu utama terkunci rapat dan tidak ada tanda-tanda penghuni di dalam.
Setelah memanggil nama korban berulang kali namun tak kunjung mendapat jawaban, Joko mulai mencium bau busuk yang sangat menyengat. Bau tersebut tercium jelas dari celah pintu, jendela, dan ventilasi rumah. Merasa ada sesuatu yang tidak beres, Joko pun segera meminta bantuan warga sekitar serta perangkat desa setempat untuk membuka paksa akses masuk ke dalam rumah.
Begitu pintu berhasil dibuka, warga yang hadir langsung terkejut dan tertegun. Di dalam kamar tidur, korban yang diketahui bernama Sugiono (42 tahun) terbaring tak bergerak di atas lantai. Kondisi tubuhnya sudah mulai membusuk, yang mengindikasikan bahwa korban telah meninggal dunia dalam kurun waktu beberapa hari terakhir.
Sugiono diketahui merupakan warga pendatang yang telah menetap di wilayah tersebut selama lima tahun terakhir. Ia bekerja sebagai buruh bangunan harian dan dikenal sebagai sosok pekerja keras, meskipun cenderung pendiam dan tinggal seorang diri di rumah kontrakannya.
Mendapat laporan tersebut, pihak kepolisian dari Polsek Kandangan segera turun ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara (TKP). Kapolsek Kandangan, Iptu Winarto, menyampaikan bahwa dari hasil pengamatan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, perampokan, atau indikasi tindak pidana lainnya di dalam rumah.
"Korban sempat diketahui sering mengeluh mengalami sakit, namun untuk memastikan penyebab pasti kematiannya, saat ini jasad korban sudah dibawa ke RSUD Kabupaten Kediri guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut atau visum et repertum," tegas Iptu Winarto dalam keterangan resminya.
Pihak kepolisian juga telah menghubungi keluarga korban yang berdomisili di luar daerah. Keluarga rencananya akan segera tiba di Kediri untuk mengurus proses administrasi hingga pemakaman. Warga sekitar pun turut menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam atas meninggalnya korban.
Sumber: Polsek Kandangan, Pemerintah Desa Karangtengah, dan keterangan saksi mata

Posting Komentar