Viral Disebut Mangkrak, PPK Buka Fakta Pembangunan Rumah Dinas Nakes Simuk: Proyek Sudah 95 Persen

 TandaGlobalnews | Nias Selatan — Polemik dugaan mangkraknya pembangunan Rumah Dinas Tenaga Kesehatan (Nakes) di Kecamatan Simuk, Kabupaten Nias Selatan, akhirnya mendapat penjelasan langsung dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Ranueli Buulolo.

Kepada media melalui sambungan telepon seluler pada Selasa (15/05/2026), Ranueli menegaskan bahwa informasi yang viral di tengah masyarakat dinilai tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya di lapangan.

Menurutnya, bangunan rumah dinas tersebut merupakan proyek lama tahun anggaran 2017 yang sebelumnya mengalami putus kontrak. Kemudian, proyek itu kembali dilanjutkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Nias Selatan pada tahun anggaran 2023 melalui kegiatan:

“Lanjutan Pembangunan Rumah Dinas Puskesmas Simuk Kecamatan Simuk Kabupaten Nias Selatan” dengan nilai kontrak sebesar Rp585.440.000.

Ranueli menjelaskan, pembangunan awal tahun 2017 mencakup 3 couple atau 6 unit rumah dinas dengan progres fisik saat itu diperkirakan baru mencapai sekitar 40 persen.

“Pada tahun 2023 pembangunan kembali dilanjutkan, namun anggaran yang tersedia belum mencukupi untuk penyelesaian seluruh bangunan hingga 100 persen,” jelasnya.

Ia memaparkan, dari enam unit rumah dinas tersebut, dua unit telah berhasil diselesaikan, sementara empat unit lainnya masih belum rampung akibat keterbatasan anggaran.

Adapun rincian progres pekerjaan:

  • Rumah dinas nomor 1 dan 2 telah selesai.
  • Rumah dinas nomor 3, 4, 5, dan 6 masih dalam tahap penyelesaian.

Meski demikian, Ranueli menyebut progres keseluruhan pekerjaan telah mencapai sekitar 95 persen sebelum kontrak kembali diputus pada akhir tahun 2023.

“Pembayaran kepada kontraktor hanya terealisasi sebesar 70 persen. Artinya masih terdapat hak kontraktor sekitar 25 persen dari total pelaksanaan pekerjaan,” ungkapnya.

Klarifikasi tersebut disampaikan untuk meluruskan informasi yang berkembang di publik terkait tudingan proyek mangkrak pembangunan rumah dinas tenaga kesehatan di wilayah terpencil Kecamatan Simuk.

Penulis : Deni Zega

Tinggalkan Komentar

Lebih baru Lebih lama