Tandaglobalnews JAKARTA – Sebuah peristiwa duka
menyelimuti dunia pemerintahan dan politik Indonesia. Anggota Badan Pemeriksa
Keuangan (BPK) Republik Indonesia, Haerul Saleh, dilaporkan meninggal dunia
dalam insiden kebakaran yang melanda rumah tinggalnya di kawasan Tanjung Barat,
Jakarta Selatan, pada Jumat (8/5/2026).
Kabar meninggalnya
tokoh muda yang sangat disegani ini tentu saja mengejutkan banyak pihak,
terutama rekan-rekan sejawat dan keluarga besar yang selama ini mengenalnya
sebagai sosok yang cerdas, pekerja keras, dan penuh dedikasi.
Insiden Kebakaran di
Tanjung Barat
Kejadian naas ini
bermula dari terjadinya kebakaran yang menghanguskan atau merusak rumah tempat
tinggal Haerul Saleh. Berdasarkan informasi yang diterima, api diduga berkobar
di dalam rumah tersebut dan sempat menyulut kepanikan warga sekitar.
Meskipun upaya
pemadaman kemungkinan besar telah dilakukan oleh petugas Dinas Penanggulangan
Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) setempat, namun nyawa Haerul Saleh
sayangnya tidak dapat diselamatkan. Ia ditemukan di lokasi kejadian dalam
kondisi sudah tidak bernyawa.
Hingga berita ini
diturunkan, penyebab pasti dari kebakaran tersebut masih sedang didalami lebih
lanjut oleh pihak berwenang, apakah bermula dari hubungan arus pendek listrik
(konsleting), faktor kelalaian, atau penyebab lainnya.
Sosok Haerul Saleh,
Tokoh Muda yang Cerdas
Haerul Saleh dikenal
sebagai sosok yang memiliki karier yang sangat gemilang. Di usianya yang masih
terbilang muda, tepatnya 43 tahun, ia sudah berhasil menduduki posisi strategis
dan sangat penting sebagai Anggota BPK RI, lembaga tinggi negara yang memiliki
wewenang memeriksa pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara.
Sebelumnya, ia juga
dikenal memiliki latar belakang di dunia politik dan organisasi. Ia merupakan
kader yang aktif dan memiliki banyak relasi di berbagai kalangan.
Kabar duka ini juga
dikonfirmasi dan disampaikan oleh rekannya, Habiburokhman, yang kini menjabat
sebagai Ketua Komisi III DPR RI. Dengan nada suara yang berat dan penuh
kesedihan, Habiburokhman menceritakan kedekatannya dengan almarhum.
Kesan Teman
Seperjuangan
Habiburokhman mengaku
sangat terkejut dan berduka mendengar kabar wafatnya sahabatnya tersebut. Ia
mengenang masa-masa saat mereka masih sama-sama berjuang di organisasi.
"Saya sangat
kaget dan sangat berduka. Beliau salah satu sahabat saya," ujar
Habiburokhman saat dikonfirmasi oleh awak media.
Habib menceritakan bahwa kedekatan mereka sudah terjalin
sejak lama. Bahkan, sebelum Pemilu tahun 2014 silam, mereka pernah satu kamar
saat mengikuti kegiatan pelatihan kaderisasi Partai Gerindra.
"Dulu sebelum
Pemilu 2014, kami pernah satu kamar saat pelatihan kaderisasi Gerindra,"
kenangnya.
Ia pun memuji sosok
Haerul Saleh sebagai pribadi yang sangat baik, rendah hati, dan selalu siap
membantu. "Beliau sangat baik, selalu tanya saya apa yang bisa beliau
bantu. Beliau anak muda yang cerdas," tambahnya dengan penuh haru.
Kehilangan sosok
seperti Haerul Saleh di usia yang masih sangat produktif tentu saja merupakan
kerugian besar bagi bangsa dan negara.
Proses Pemakaman
Saat ini, jenazah
almarhum Haerul Saleh sedang dalam proses penanganan dan evakuasi untuk
selanjutnya dimandikan dan dimakamkan sesuai dengan adat dan agama.
Rekan-rekan, kerabat,
dan masyarakat luas pun berlomba-lomba menyampaikan ucapan duka cita dan doa
terbaik agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya, serta diberikan
ketabahan bagi seluruh keluarga yang ditinggalkan.
Sumber:detiknews
#tandaglobalnews#HaerulSaleh #BPK #Kebakaran #TanjungBarat
#JakartaSelatan #BeritaDuka #TokohNegara #MeninggalDunia

Posting Komentar