Durian Sulawesi Tengah Tembus Pasar China: Ekspor 459 Ton Senilai Rp 42,5 Miliar

 


Tandaglobalnews JAKARTA – Kabar membanggakan datang dari sektor hortikultura nasional. Sebanyak 459 ton durian beku berkualitas tinggi asal Sulawesi Tengah resmi dikirim menuju pasar Tiongkok. Pengiriman ekspor ini dilakukan oleh PT Duco Food Indonesia, perusahaan yang berbasis di Kota Palu, dengan memanfaatkan 17 kontainer berkapasitas besar. Nilai transaksi dari ekspor kali ini tercatat mencapai angka fantastis, yakni Rp 42,5 miliar.

Keberhasilan menembus pasar internasional ini disambut antusias oleh Bea Cukai Pantoloan sebagai instansi yang memfasilitasi dan mengawasi alur keluar masuk barang tersebut. Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan Bea Cukai Pantoloan, Galih Seno Prabowo, menegaskan bahwa pencapaian ini bukan sekadar angka, melainkan bukti nyata kualitas produk daerah yang mampu bersaing di kancah dunia.

"Ini menjadi momentum penting dalam mendorong komoditas unggulan Sulawesi Tengah menembus pasar internasional. Keberhasilan ekspor durian beku ini menunjukkan bahwa produk unggulan Sulawesi Tengah memiliki daya saing tinggi di pasar global," ujar Galih dalam keterangan tertulisnya, yang dikutip pada Jumat (8/5/2026).

Lebih jauh, Galih menjelaskan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan penuh pemerintah yang terus berupaya mempermudah akses ekspor bagi pelaku usaha. Pihaknya menegaskan bahwa Bea Cukai tidak hanya berperan sebagai pengawas, namun juga berfungsi sebagai fasilitator perdagangan serta pendamping industri dalam negeri.

"Bea Cukai Pantoloan tidak hanya menjalankan fungsi pengawasan, tetapi juga hadir sebagai trade facilitator dan industrial assistance bagi pelaku usaha. Sinergi antara pemerintah, pelaku usaha dan masyarakat menjadi kunci dalam memperluas akses pasar ekspor bagi komoditas unggulan Sulawesi Tengah," tambahnya.

Indonesia dikenal sebagai salah satu negara produsen dan eksportir durian terbesar di dunia. Keanekaragaman varietas serta rasa khas yang dimiliki durian Indonesia menjadikannya rebutan di pasar internasional. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), tercatat sepanjang bulan Juli 2024 saja, nilai ekspor durian Indonesia telah mencapai lebih dari 52.000 Dolar AS.

Negara-negara tujuan utama ekspor durian Indonesia selama ini meliputi Singapura, Malaysia, dan Tiongkok. Pasar Tiongkok sendiri dikenal sebagai salah satu pasar terbesar dan paling bernilai untuk komoditas ini. Diketahui, nilai impor durian yang dilakukan oleh negeri Tirai Bambu tersebut mencapai angka sekitar 8 miliar Dolar AS setiap tahunnya.

Kehadiran durian asal Sulawesi Tengah di pasar Tiongkok diharapkan dapat memperkuat posisi Indonesia di tengah persaingan ketat dengan negara produsen lain seperti Thailand dan Vietnam. Selain itu, langkah ini juga membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi para petani lokal, pengolah hasil pertanian, hingga pelaku jasa logistik di daerah.

Pemerintah berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan kualitas dan kuantitas produksi hortikultura agar semakin banyak komoditas unggulan daerah lain yang mampu terbang menuju pasar internasional, membawa manfaat ekonomi yang besar bagi kesejahteraan masyarakat Indonesia.

 

Sumber: detikfinance

#EksporDurian #SulawesiTengah #PerdaganganInternasional #BeaCukai #EkonomiIndonesia #Hortikultura #DurianAsliIndonesia #PasarGlobal #TandaGlobalNews

Tinggalkan Komentar

Lebih baru Lebih lama