Tragedi Depan Sekolah di Pandeglang, Korban Meninggal Jadi 2 Orang

 


Tandaglobalnews PANDEGLANG – Korban jiwa akibat kecelakaan maut yang melibatkan mobil dinas Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Pandeglang bertambah menjadi dua orang.

Korban terbaru yang meninggal dunia adalah seorang pedagang di depan SDN Sukaratu 5, bernama Dewi Handayani. Ia mengembuskan napas terakhir setelah menjalani perawatan intensif di rumah sakit pada Jumat (1/5/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.

Kabar duka ini dikonfirmasi oleh pihak sekolah. Guru SDN Sukaratu 5, Rika, membenarkan bahwa korban telah meninggal dunia usai sempat dirawat kritis.

Diketahui, Dewi Handayani merupakan seorang pedagang yang biasa berjualan di area sekolah tersebut. Ia menjajakan makanan ringan dan takoyaki untuk membantu perekonomian keluarganya.

"(Korban) punya anak dua. (Dagang untuk) membantu ekonomi keluarga," ujar Rika singkat saat dikonfirmasi wartawan.

Kehilangan ini tentu sangat menyakitkan bagi keluarga dan warga sekolah, mengingat korban dikenal rajin bekerja demi menafkahi kedua anaknya.

Sebelumnya diberitakan, insiden naas ini terjadi pada Kamis (30/4/2026). Saat itu, sebuah mobil Toyota Innova hitam berpelat nomor A-1633-BF yang dikendarai oleh Ahmad Mursidi selaku Kepala DPMPTSP Pandeglang, tiba-tiba kehilangan kendali.

Kasat Lantas Polres Pandeglang, AKP Surya Muhammad, menjelaskan bahwa mobil tersebut melaju dari arah Perempatan Cikole menuju Pertigaan Cipacung. Namun saat tiba di lokasi, kendaraan tiba-tiba oleng ke arah kanan dan menabrak kerumunan orang yang sedang berkumpul di depan gerbang sekolah.

"Kendaraan Toyota Innova hitam yang dikendarai oleh saudara Ahmad Mursidi, menabrak kerumunan anak sekolah yang ada di depan SD," jelas AKP Surya.

Akibat hantaman keras tersebut, tidak hanya siswa yang menjadi korban. Berdasarkan data sementara, terdapat total 9 orang yang menjadi korban dalam kecelakaan lalu lintas ini.

Mayoritas korban adalah siswa-siswi sekolah, namun ada juga warga sekitar yang sedang berada di lokasi, termasuk dua orang pedagang dan seorang sales yang sedang berkunjung.

Satu orang siswa dilaporkan telah meninggal dunia terlebih dahulu, dan kini bertambah satu orang lagi yakni Dewi Handayani, sehingga total korban jiwa menjadi dua orang. Sementara korban lainnya masih dalam penanganan medis.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih mendalami penyebab pasti kecelakaan tersebut, apakah karena faktor human error, kondisi kendaraan, atau faktor lainnya.

 

Sumber Berita: detiknews

#Kecelakaan #Pandeglang #Tragedi #Sekolah #BeritaDaerah

Tinggalkan Komentar

Lebih baru Lebih lama