Koordinator lapangan aksi menyatakan bahwa para sopir truk kini harus menghabiskan waktu 2 hingga 3 hari hanya untuk mengantre di SPBU. Kondisi ini membuat pendapatan mereka merosot tajam karena waktu yang seharusnya digunakan untuk distribusi logistik justru habis di jalanan.
"Kami ini bekerja untuk keluarga, tapi waktu kami habis untuk antre solar. Belum lagi kalau sudah antre berhari-hari, pas sampai giliran, solarnya habis," ujar salah satu perwakilan sopir di depan massa aksi.
Dalam aksi tersebut, massa menyampaikan poin-poin tuntutan kepada Pemerintah Kota Balikpapan, DPRD, dan Pertamina:
Operasional SPBU 24 Jam: Mendesak agar SPBU penyedia solar subsidi, khususnya di jalur KM 13 dan KM 15, beroperasi penuh 24 jam untuk mengurai antrean.
Penambahan Kuota BBM: Meminta DPRD mendampingi mereka ke BPH Migas di Jakarta untuk menuntut penambahan kuota solar subsidi bagi wilayah Kalimantan Timur.
Pemberantasan Mafia Solar: Meminta pihak kepolisian menindak tegas oknum "pengetap" atau pengguna barcode ganda yang diduga menjadi penyebab cepat habisnya stok solar di SPBU.
Optimalisasi Fasilitas: Mengusulkan pembukaan kembali titik-titik SPBU yang sempat nonaktif untuk kendaraan besar guna memecah kepadatan.
Menanggapi aksi tersebut, Ketua DPRD Balikpapan bersama perwakilan Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan menemui massa aksi. Dalam audiensi yang berlangsung cukup alot, tercapai kesepakatan bahwa mulai Selasa, 5 Mei 2026, SPBU di KM 13 dan KM 15 resmi beroperasi 24 jam khusus untuk pelayanan solar.
Pihak Pertamina juga berkomitmen untuk memperketat pengawasan digital terhadap sistem barcode guna memastikan subsidi tepat sasaran dan meminimalisir praktik kecurangan di lapangan.
Hingga Selasa pagi, arus lalu lintas di kawasan Jalan Jenderal Sudirman terpantau mulai normal setelah sempat dialihkan selama aksi berlangsung. Meski kesepakatan telah dicapai, para sopir menegaskan akan terus mengawal implementasi kebijakan SPBU 24 jam tersebut dan mengancam akan kembali turun ke jalan jika masalah antrean panjang tidak segera teratasi dalam satu minggu ke depan.

Posting Komentar