Tandaglobalnews Jakarta, 13 Mei 2026 – Aksi
penjambretan yang berani dan berisiko tinggi terjadi di Jalan Mesjid Satu,
Kelurahan Rawa Bunga, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, pada Senin siang
(11/5/2026). Seorang bocah laki-laki berinisial R (7 tahun), siswa kelas 2
Sekolah Dasar, menjadi sasaran perampasan ponsel oleh seorang pelaku yang
datang sendirian mengendarai sepeda motor. Kejadian ini berlangsung dramatis
karena korban nekat mempertahankan barangnya hingga terjadi tarik-menarik
hebat, membuat ia terseret dan bergelantungan di kendaraan pelaku, hingga
akhirnya terjatuh dan mengalami luka ringan. Beruntung ponsel yang jadi sasaran
gagal dibawa kabur pelaku yang kemudian melarikan diri.
Berdasarkan keterangan saksi mata, rekaman kamera pengawas,
dan keterangan petugas keamanan lingkungan, peristiwa berlangsung sekitar pukul
13.30 WIB, saat kondisi jalan dan lingkungan sekitar sedang sepi warga,
sebagian besar sedang beristirahat atau berada di dalam rumah. Situasi ini
sengaja dimanfaatkan pelaku untuk menjalankan aksinya. Pelaku diketahui
berpenampilan tertutup, mengenakan kaos berwarna putih, topi, serta masker yang
menutupi sebagian besar wajahnya, mengendarai sepeda motor dengan pelat nomor B
6788 TPP.
Awalnya, pelaku terlihat melintas beberapa kali di lokasi,
memantau situasi dan mengamati pergerakan warga. Saat melihat korban berjalan
kaki sendirian sambil memegang dan memainkan ponsel di tangannya, pelaku segera
memutar balik arah kendaraannya dan perlahan mendekat ke arah bocah tersebut.
Saat berada tepat di samping korban, pelaku tiba-tiba menyambar dan menarik
ponsel secara paksa dari tangan anak itu.
Alih-alih melepaskan begitu saja, korban yang kaget namun
berani langsung menahan erat benda miliknya, menolak untuk menyerah. Terjadilah
tarik-menarik sengit antara anak kecil dan pelaku dewasa. Karena pelaku
berusaha kabur sambil tetap menarik barang tersebut, korban pun ikut terbawa
dan terseret sepeda motor yang mulai melaju kencang. Dalam rekaman CCTV
terlihat jelas bagaimana bocah itu sempat bergelantungan di bagian lengan dan
badan pelaku, berlari mengimbangi laju kendaraan, bahkan sempat terangkat
sedikit dari tanah demi tidak melepaskan genggamannya.
“Anaknya nekat sekali, dia tidak mau lepas. Padahal motornya sudah jalan cepat. Dia kira HP-nya masih dipegang pelaku, padahal saat tarik-menarik itu ponselnya sudah terlepas dan jatuh ke aspal. Dia tetap berlari dan bergelantungan sampai agak jauh, baru kemudian terjatuh,” ungkap Sahlani, petugas keamanan lingkungan yang mendengar teriakan minta tolong korban dan segera berlari ke lokasi.
Setelah korban terjatuh, pelaku langsung mempercepat laju
motornya dan melarikan diri menjauh ke dalam gang sempit. Korban tergeletak di
pinggir jalan dengan kondisi kaget, menangis, dan mengalami luka lecet ringan
di bagian lutut, siku, dan kaki akibat terseret dan jatuh ke jalan beraspal.
Warga yang berdatangan segera menolong, membersihkan luka, dan menenangkan
bocah tersebut. Ponsel sasaran rampasan ditemukan utuh tergeletak di tengah
jalan, tidak sempat dibawa kabur pelaku.
Kepala Seksi Pelayanan dan Penegakan Hukum Polsek Jatinegara, Iptu Bambang Sutanto, membenarkan kejadian tersebut dan menyatakan pihaknya telah menerima laporan resmi dari keluarga korban.
“Pelaku memang terlihat melakukan pengamatan dulu, memilih waktu siang hari saat sepi. Modusnya mendekat lalu menyambar barang di tangan korban. Keberanian anak ini patut diapresiasi tapi kami tidak menyarankan meniru, karena sangat berisiko celaka berat,” ujar Iptu Bambang.
Pihak kepolisian kini tengah mendalami identitas pelaku
berdasar rekaman CCTV dan ciri-ciri kendaraan. Berdasarkan informasi warga,
pelaku diketahui tinggal tidak jauh dari lokasi kejadian, namun sempat kabur
saat warga berdatangan. Polisi berjanji akan segera menangkap pelaku dan
memprosesnya sesuai hukum, dijerat pasal penjambretan dan kekerasan dalam
tindak pidana pencurian.
Kejadian ini kembali mengingatkan masyarakat agar selalu
waspada, terutama anak-anak, tidak membawa atau memegang barang berharga saat
berjalan sendirian, dan menghindari jalan-jalan sepi. Warga juga diimbau untuk
segera melapor jika melihat aktivitas mencurigakan demi menjaga keamanan lingkungan
masing-masing.
Sumber: Okezone
#Tandaglobalnews #Jambret
#Jatinegara #JakartaTimur #Kriminal #KeamananLingkungan #Penjambretan
#AnakKorban #PolsekJatinegara

Posting Komentar