Tandaglobalnews OKU Timur, 29 Mei 2026 – Warga di wilayah Kecamatan Martapura, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan, dibuat heboh sekaligus cemas dengan kemunculan seekor buaya berukuran cukup besar di aliran Sungai Komering. Satwa buas ini terlihat muncul dan berjemur di pinggiran sungai, tepatnya di sekitar lokasi Bendung Perjaya, Desa Keromongan, Jumat (29/5/2026).
Kehadiran reptil tersebut dengan cepat menarik perhatian warga sekitar. Puluhan masyarakat yang berasal dari Desa Keromongan maupun Desa Perjaya berdatangan ke tepian sungai untuk menyaksikan langsung keberadaan hewan tersebut dari jarak aman. Suasana tegang namun penasaran terasa di lokasi, mengingat ukuran buaya yang terlihat cukup mengerikan.
Kekhawatiran utama warga muncul karena titik kemunculan buaya tersebut merupakan jalur aliran sungai yang sangat aktif dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari. Masyarakat di kedua desa tersebut rutin melakukan aktivitas mandi, mencuci peralatan rumah tangga, hingga mencari ikan di sepanjang aliran Sungai Komering tersebut. Adanya predator alami di perairan ini dianggap mengancam keselamatan siapa saja yang beraktivitas di dekat atau di dalam air.
Kondisi semakin menimbulkan kegelisahan lantaran berdasarkan keterangan warga, kemunculan kali ini bukanlah yang pertama kalinya. Sebelumnya, di lokasi yang sama sempat terlihat seekor buaya lain yang berukuran bahkan jauh lebih besar. Hal ini memunculkan dugaan bahwa ada lebih dari satu individu buaya yang hidup dan beraktivitas di perairan tersebut.
Masyarakat setempat kini berharap instansi terkait, termasuk pihak berwenang dan balai konservasi, segera melakukan pemantauan intensif serta penanganan yang tepat dan cepat. Langkah ini dinilai penting agar keberadaan satwa tersebut tidak terus-menerus mengganggu maupun membahayakan keselamatan warga yang beraktivitas di sepanjang bantaran sungai.
Sambil menunggu tindak lanjut dari pihak berwajib, warga sekitar saling mengimbau untuk tetap meningkatkan kewaspadaan tinggi dan menghindari beraktivitas di pinggir maupun masuk ke dalam aliran Sungai Komering, demi mencegah hal-hal yang tidak diinginkan terjadi.
Sumber: Idsumsel

Posting Komentar