
Bapak Wahyu Murdjianto menyampaikan catatan positif yang membanggakan.
Foto. Maulana Rahmada (TandaGlobalNews)
TandaGlobalNews | KEDIRI, 12 Mei 2026 – Rangkaian kegiatan Festival Seni Sastra Siswa Nasional
kini memasuki agenda puncak, yakni pemberian hadiah bagi para pemenang yang
telah berkompetisi dalam delapan cabang lomba yang diselenggarakan. Kegiatan
yang digelar khusus bagi siswa tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) di
Kabupaten Kediri ini telah berlangsung proses perlombaannya sejak sekitar dua
minggu yang lalu, dan hari ini menjadi momen penutupan sekaligus penghargaan
bagi para peserta yang berprestasi.
Hal tersebut disampaikan oleh Wahyu
Murdjianto, selaku Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan
Kabupaten Kediri, saat memberikan keterangan dalam acara penyerahan hadiah. Ia
menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi wadah utama bagi generasi muda untuk
menyalurkan bakat, kreativitas, serta kecintaan terhadap dunia sastra dan seni
budaya.
“Festival Seni Sastra Siswa Nasional ini kami selenggarakan dengan menghadirkan delapan cabang lomba berbeda. Proses kompetisinya sendiri sudah berjalan sejak dua minggu lalu, dan hari ini kami berkumpul kembali untuk memberikan apresiasi berupa hadiah kepada seluruh pemenang yang telah berhasil menunjukan kemampuan terbaiknya,” ungkap Pak Wahyu.
Dari sisi partisipasi dan kualitas karya,
Wahyu Murdjianto menyampaikan catatan positif yang membanggakan. Jumlah peserta
yang mendaftar dan ikut serta tahun ini tercatat mengalami peningkatan jumlah
yang cukup signifikan jika dibandingkan dengan penyelenggaraan di tahun-tahun
sebelumnya. Tak hanya kuantitas yang bertambah, peningkatan juga sangat terasa
dari segi kualitas karya seni maupun puisi yang ditampilkan oleh para siswa.
Menurutnya, hal ini menjadi bukti nyata bahwa
anak-anak SMP di Kabupaten Kediri memiliki semangat yang sangat tinggi untuk
melestarikan budaya dan kearifan lokal. Kehadiran festival ini membuktikan
bahwa minat generasi muda tidak hanya terpaku pada perkembangan teknologi atau
penggunaan gawai semata, namun juga masih sangat peduli dan aktif menjaga serta
mengembangkan warisan budaya bangsa.
“Kami sangat senang melihat antusiasme anak-anak. Jumlah peserta bertambah banyak, dan yang paling membanggakan adalah kualitas karya sastra dan seni yang ditampilkan semakin meningkat kualitasnya. Ini menunjukkan kesadaran budaya anak-anak kita di Kediri sangat tinggi. Mereka tidak hanya sibuk dengan gadget dan teknologi, tapi masih punya semangat besar untuk melestarikan budaya melalui karya-karya indah,” tegasnya.
Sebagai bentuk dukungan dan apresiasi
istimewa, Pemerintah Kabupaten Kediri melalui program unggulan Mas Dhito
memberikan penghargaan yang sangat bernilai bagi para juara. Selain mendapatkan
piala dan hadiah hibahan, para pemenang juga berhak mendapatkan kesempatan
beasiswa pendidikan sebagai dukungan langsung dari pemerintah daerah.
Lebih lanjut, Wahyu Murdjianto menjelaskan
bahwa capaian di tingkat kabupaten ini bukanlah akhir dari perjuangan. Para
siswa yang berhasil meraih juara pertama dan telah memenuhi seluruh persyaratan
yang ditetapkan, akan dipromosikan dan dikirimkan untuk kembali berkompetisi
mengharumkan nama daerah di ajang serupa pada tingkat provinsi.
Agar kemampuan dan bakat para siswa semakin
matang dan siap bersaing di kancah yang lebih luas, Dinas Pendidikan Kabupaten
Kediri berkomitmen untuk terus mendampingi. Pihaknya akan segera berkoordinasi
secara intensif dengan pihak sekolah masing-masing guna menyusun jadwal
pembinaan rutin. Pembinaan ini ditujukan untuk mengasah kembali kemampuan,
memperdalam materi, dan memantapkan mental para juara sebelum turun bertanding
di tingkat yang lebih tinggi.
“Para pemenang selain mendapat piala dan hadiah, juga kami berikan beasiswa melalui program Mas Dhito. Juara pertama yang lengkap persyaratannya akan kami kirim ke tingkat provinsi. Sebelum berangkat, kami dan pihak sekolah akan menyusun jadwal pembinaan khusus, supaya kemampuan mereka semakin matang dan siap memberikan yang terbaik bagi Kabupaten Kediri,” pungkas Wahyu Murdjianto.
Kegiatan Festival Seni Sastra Siswa Nasional ini diharapkan terus menjadi agenda rutin yang semakin berkembang, melahirkan lebih banyak talenta muda, serta menjaga semangat pelestarian budaya tetap hidup di kalangan pelajar Kabupaten Kediri.
Penulis : Fitri Rahayu
Editor : Aditya Efendi
Posting Komentar