Viral Pria Disiram Air Keras di Cengkareng, Pelaku Boncengan Motor Langsung Kabur

 


TandaGlobalnews JAKARTA – Sebuah video yang merekam aksi penyiraman air keras terhadap seorang pengendara motor viral di media sosial. Kejadian mengerikan ini berlangsung di Jalan Dharma Wanita V, RW 01 Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, pada Minggu (26/4/2026) sekitar pukul 17.31 WIB.

Dari rekaman video yang beredar, terlihat dua pria berboncengan sepeda motor mendekati korban. Kedua pelaku diketahui mengenakan kaos putih dan hoodie hitam serta tidak menggunakan helm. Saat posisi motor sejajar, pria yang duduk di belakang langsung menyiramkan cairan kimia dari sebuah botol ke arah wajah dan tubuh korban.

Akibat serangan tersebut, korban langsung kehilangan kendali dan menjatuhkan motornya. Sementara itu, kedua pelaku tanpa rasa bersalah langsung melaju kencang meninggalkan lokasi untuk menghindari kejaran warga.

Dalam video lain yang tercatat, terlihat kondisi korban sudah bertelanjang dada dan dikerumuni oleh warga sekitar yang mencoba memberikan pertolongan pertama. Korban kemudian segera dievakuasi dan dibawa ke klinik terdekat untuk mendapatkan perawatan medis mendesak.

Menanggapi kejadian ini, pihak kepolisian langsung bergerak cepat ke lokasi. Kanit Reskrim Polsek Cengkareng, AKP Parman Gultom, membenarkan bahwa pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan di tempat kejadian perkara (TKP).

"Lagi lidik. Masih di TKP, kita lagi mengumpulkan baket (bahan keterangan)," ujar AKP Parman Gultom melalui pesan singkat, Minggu malam.

Hingga saat ini, motif pasti dari serangan tersebut belum diketahui. Polisi masih mendalami identitas pelaku serta mengumpulkan keterangan dari saksi mata dan bukti rekaman CCTV di sekitar lokasi.

Perlu diketahui, kasus penyiraman air keras ini bukanlah insiden pertama yang terjadi tahun ini. Sejak awal Januari 2026, sudah beberapa kasus serupa tercatat.

Salah satu kasus yang mengejutkan publik terjadi pada 12 Maret lalu, ketika aktivis KontraS, Andrie Yunus, disiram air keras oleh empat oknum prajurit TNI hingga mengalami luka berat di mata.

Kasus fatal lainnya menimpa Tri Wibowo (54) warga Bekasi pada 30 Maret 2026. Korban meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan intensif akibat terkena serangan air keras.

Tinggalkan Komentar

Lebih baru Lebih lama