![]() |
| Foto Sumber : (NusantaraTV) |
Peristiwa nahas tersebut bermula pada Minggu (19/4) sekitar pukul 17.00 WIB. Korban ARN bersama rekannya, AHS (16), diketahui bermain selancar (surfing) menggunakan satu papan secara bersamaan. Diduga karena tidak memahami prosedur keselamatan dan kondisi arus, keduanya terseret arus balik yang kuat atau rip current hingga ke tengah laut.
Petugas Satgas Linmas Jogo Segoro dan beberapa atlet selancar di lokasi sempat berusaha melakukan penyelamatan. AHS berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat, namun ARN terlepas dari dekapan petugas akibat hantaman ombak besar dan terseret lebih jauh ke tengah.
Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah III Parangtritis mengungkapkan bahwa pencarian dilakukan dengan mengerahkan tiga Unit Penyelamat (SRU).
Jasad korban akhirnya ditemukan di kawasan Pantai Lorong Cemoro, yang berjarak sekitar 3,7 kilometer ke arah barat dari lokasi awal kejadian (LKP). Jenazah ditemukan terombang-ambing di pinggir pantai oleh tim penyisir darat sekitar pukul 16.35 WIB.
Setelah berhasil dievakuasi ke darat, jenazah korban langsung dibawa ke RSUD Panembahan Senopati untuk proses identifikasi oleh tim Inafis Polres Bantul dan pemeriksaan medis. Saat ini, jenazah telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman.
Himbauan bagi Wisatawan


Posting Komentar