Tandaglobalnews DEMAK – Insiden keracunan massal diduga akibat mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG) terjadi di Desa Pilangwetan, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Ratusan santri dari beberapa pondok pesantren serta kelompok B3 (ibu hamil, ibu menyusui, dan balita) menjadi korban dan harus mendapatkan perawatan medis.
Kejadian ini mulai terungkap pada Minggu (19/4/2026), setelah sejumlah fasilitas kesehatan menerima pasien dengan keluhan serupa seperti mual, muntah, dan lemas. Para korban diketahui telah menyantap menu MBG yang disajikan pada Sabtu (18/4/2026) sekitar pukul 13.30 WIB hingga sore hari.
Menu yang disajikan saat itu terdiri dari nasi goreng, telur ceplok, tahu goreng, acar timun wortel, buah jeruk, dan susu kotak. Berdasarkan data yang dihimpun, total korban terdampak mencapai sekitar 187 orang, dengan rincian terbanyak berasal dari Ponpes Asnawiyah sebanyak 97 orang dan Ponpes Bustanul Quran sebanyak 68 orang. Selain itu, terdapat juga korban dari Ponpes Hidayatul Mubtadiin, Ponpes Al Maarif, serta 5 orang dari kelompok B3.
Sebagian korban menjalani rawat jalan, sementara yang kondisinya lebih serius dirujuk ke rumah sakit seperti RS PKU Gubug dan RS Getas Pendowo. Hingga saat ini, masih ada sekitar 70 orang yang masih dalam perawatan di sejumlah fasilitas kesehatan.
Pasca kejadian ini, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menjadi penyedia makanan MBG di wilayah tersebut langsung dihentikan operasionalnya sementara waktu. Aparat kepolisian juga memasang garis polisi di area dapur untuk kepentingan penyelidikan dan pemeriksaan lebih lanjut terkait penyebab keracunan.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Demak, Ali Maimun, menyatakan bahwa pihaknya telah melarang penggunaan menu nasi goreng dalam program MBG hingga hasil pemeriksaan selesai. Hal ini dilakukan sebagai langkah antisipasi mengingat menu tersebut memerlukan penanganan khusus agar aman dikonsumsi.
Saat ini, tim terkait masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti keracunan, apakah disebabkan oleh bahan makanan, proses pengolahan, atau faktor lainnya. Masyarakat diharapkan tetap tenang dan menunggu hasil resmi dari pihak berwenang.
#tandaglobalnews #KeracunanMBG #Demak #SantriDemak #MBG #KesehatanJateng #InfoDemak #PeristiwaDemak
Posting Komentar