Puluhan Siswa SDN Balongmulyo Rembang Diduga Keracunan Makanan Usai Santap Menu Makan Bergizi Gratis

TandaGlobalNews | REMBANG JAWA TENGAH, Senin (21/4/2026) – Suasana haru dan cemas menyelimuti lingkungan SDN Balongmulyo, Kecamatan Kragan, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah.Sebanyak 22 siswa dari sekolah tersebut diduga mengalami keracunan makanan setelah mengonsumsi makanan yang disajikan dalam rangkaian kegiatan peringatan Hari Kartini. Makanan yang dikonsumsi tersebut merupakan bagian dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digelar sebagai dukungan terhadap acara peringatan hari bersejarah bagi kaum perempuan Indonesia itu.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun dari berbagai sumber, peristiwa ini bermula ketika seluruh siswa mengikuti rangkaian kegiatan peringatan Hari Kartini yang dimulai sejak pagi hari. Salah satu rangkaian kegiatannya adalah berjalan-jalan keliling lingkungan sekitar sekolah sebagai wujud semangat kebersamaan dan kepedulian sosial. Usai menyelesaikan rangkaian kegiatan tersebut, seluruh siswa kemudian menerima sajian makanan yang disiapkan khusus untuk acara tersebut.

Menu yang disajikan dalam kesempatan itu beragam, terdiri dari nasi putih, sayuran, lauk berupa olahan tahu, potongan buah segar, serta susu sebagai pelengkap gizi. Makanan tersebut disajikan dengan harapan dapat memberikan asupan gizi yang baik sekaligus menjadi bentuk perhatian dalam rangkaian perayaan hari besar nasional. Namun, tak disangka, tak lama setelah menyantap makanan tersebut, sejumlah siswa mulai merasakan keluhan kesehatan yang tidak wajar.

Sejumlah siswa mulai mengeluhkan berbagai gejala gangguan kesehatan, di antaranya rasa mual yang hebat, nyeri pada bagian perut, pusing, hingga ada yang mengalami muntah-muntah. Menyadari adanya keluhan yang dialami oleh banyak siswa secara bersamaan, pihak sekolah segera mengambil langkah cepat dengan mengumpulkan seluruh siswa yang merasakan keluhan tersebut di ruang kantor sekolah untuk mendapatkan penanganan awal dan pemantauan lebih lanjut.

Setelah dilakukan pemeriksaan awal dan melihat kondisi siswa yang semakin memburuk, pihak sekolah kemudian memutuskan untuk membawa mereka ke Puskesmas Kragan II guna mendapatkan penanganan medis yang lebih memadai. Proses penanganan dan pemindahan siswa ke fasilitas kesehatan tersebut dilakukan sekitar pukul 09.30 WIB. Akibat peristiwa ini, seluruh rangkaian kegiatan peringatan Hari Kartini yang telah disusun dengan matang pun terpaksa dihentikan sementara demi memprioritaskan keselamatan dan kesehatan para siswa.

Kepala Puskesmas Kragan II, dr. Arif Rahman Hakim, dalam keterangannya menyampaikan bahwa gejala yang dialami oleh para siswa tersebut menunjukkan indikasi yang kuat mengarah pada kasus keracunan makanan. Namun demikian, ia menegaskan bahwa penyebab pasti yang menjadi pemicu munculnya gejala tersebut masih dalam proses penyelidikan dan pemeriksaan lebih lanjut. Pihak medis dan instansi terkait masih melakukan pengecekan mendalam untuk mengetahui faktor penyebabnya, baik dari sisi bahan makanan, proses pengolahan, penyimpanan, maupun faktor lainnya yang memungkinkan terjadinya kontaminasi.

Hingga saat ini, dari total 22 siswa yang mendapatkan penanganan medis, sebanyak 5 orang dinyatakan kondisinya sudah membaik dan diperbolehkan untuk pulang ke rumah masing-masing dengan pengawasan orang tua. Sementara itu, 17 siswa lainnya masih menjalani perawatan intensif dan pemantauan ketat di puskesmas guna memastikan kondisinya benar-benar pulih dan terhindar dari komplikasi kesehatan yang lebih serius. Pihak keluarga pun telah diberitahu dan diizinkan untuk menemani anak-anak mereka yang masih dalam perawatan.

Pihak sekolah dan instansi terkait terus berkoordinasi untuk menangani kasus ini secara menyeluruh. Langkah-langkah pencegahan juga akan disusun agar peristiwa serupa tidak terulang kembali di masa mendatang, terutama dalam penyelenggaraan kegiatan yang melibatkan konsumsi makanan bagi anak-anak sekolah. Masyarakat pun berharap penyelidikan dapat berjalan transparan dan hasilnya segera diumumkan agar kejelasan kasus ini dapat segera diketahui oleh semua pihak.

 

 

#tandaglobalnews#KeracunanMakanan #SDNBalongmulyo #Rembang #MakanBergiziGratis #HariKartini #BeritaJawaTengah #KesehatanAnak #PendidikanIndonesia #BeritaTerkini


Tinggalkan Komentar

Lebih baru Lebih lama