Tandaglobalnews JAKARTA – Kehadiran turnamen baru bergengsi, FIFA
ASEAN Cup, mulai memantik antusiasme pecinta sepak bola di kawasan Asia
Tenggara. Menurut informasi yang beredar, kompetisi ini kemungkinan besar akan
mengusung format yang sangat ringkas, intens, dan berbeda dari kebiasaan
turnamen sebelumnya.
Karena jadwal pelaksanaannya yang
disesuaikan dengan kalender internasional atau FIFA Matchday, durasi turnamen
diperkirakan tidak akan berlangsung lama. Hal ini berdampak langsung pada
jumlah pertandingan yang akan dimainkan oleh setiap negara peserta.
Diprediksikan bahwa setiap tim
peserta kemungkinan besar hanya akan memainkan paling banyak 4 pertandingan
sepanjang turnamen. Format yang diusung adalah sistem gugur atau knockout
system yang membuat setiap pertandingan menjadi sangat krusial dan menentukan.
Salah satu skenario yang sedang
dibahas adalah pemberian bye atau lolos otomatis bagi tim-tim papan atas.
Diperkirakan, sekitar 4 atau 5 tim dengan peringkat FIFA tertinggi di kawasan
ASEAN akan langsung ditempatkan di babak perempat final (Quarterfinal).
Sementara itu, 7 negara lainnya
harus berjuang lebih keras mulai dari babak awal atau babak kualifikasi untuk
merebut sisa tiket yang tersedia agar bisa melangkah ke babak perempat final
dan bertemu dengan tim-tim unggulan tersebut.
Meskipun gambaran umum format
sudah mulai terlihat, masih ada beberapa hal penting yang hingga saat ini masih
menjadi misteri dan belum mendapatkan kepastian mutlak.
Di antaranya adalah mengenai
penentuan tuan rumah. Belum jelas apakah turnamen megah ini nantinya akan
dilangsungkan secara terpusat di satu negara saja dengan beberapa venue,
ataukah akan menerapkan sistem kandang-tamu di mana masing-masing tim bertindak
sebagai tuan rumah di partai tertentu.
Selain soal venue, hal-hal teknis
lainnya seperti aturan main, jadwal pasti, hingga mekanisme penyelenggaraan
masih terus didiskusikan dan dirumuskan secara matang.
Kabar penting lainnya, seluruh 11
negara anggota ASEAN Football Federation (AFF), termasuk Timnas Indonesia,
dipastikan akan memenuhi undangan dari FIFA. Mereka akan berkumpul dalam
pertemuan penting yang akan digelar di Kanada pada tanggal 30 April mendatang.
Dalam pertemuan strategis
tersebut, salah satu agenda utama yang akan dibahas secara mendalam adalah
finalisasi terkait format dan regulasi dari turnamen FIFA ASEAN Cup 2026 ini.
Dunia sepak bola Asia Tenggara
kini tinggal menunggu kepastian resmi dari pertemuan tersebut untuk mengetahui
bagaimana wajah kompetisi baru yang sangat dinanti ini.
#tandaglobalnews #FIFAASEANCup
#TimnasIndonesia #Garuda #SepakBola #AFF #FIFA #KitaGaruda #BeritaBola
Posting Komentar