Tandaglobalnews BLITAR, 28 April 2025 – Suasana malam di Jalan Imam Bonjol, Kota Blitar, berubah mencekam menyusul terjadinya kecelakaan hebat antara Kereta Api (KA) Dhoho dengan sebuah truk pengangkut pasir. Insiden naas ini terjadi pada Selasa malam, 28 April 2025, sekitar pukul 21.35 WIB, tepat di perlintasan sebidang kawasan tersebut.
Peristiwa ini sontak mengejutkan warga sekitar karena terdengar suara
benturan yang sangat keras dan menghasilkan percikan api yang cukup besar.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula dari kelalaian dan nasib
sial yang menimpa pengemudi truk.
Berdasarkan keterangan saksi mata, Dodi Kurnia Aprianto, insiden bermula
ketika truk bermuatan pasir tersebut melaju dari arah Utara menuju ke arah
Selatan melewati Jalan Imam Bonjol.
Saat truk mulai mendekati area perlintasan sebidang, situasi berubah
menjadi kritis. Sirine peringatan berbunyi nyaring dan palang pintu perlintasan
mulai perlahan-lahan diturunkan sebagai tanda bahwa kereta api akan segera
melintas.
"Awalnya truk melaju dari arah utara ke selatan. Saat hendak
melewati rel, sirine sudah berbunyi dan palang mulai diturunkan. Tapi karena
jarak sudah dekat, pengemudi nekat tetap menerobos," ujar Dodi menjelaskan
detik-detik kejadian.
Pengemudi tampaknya berusaha mengejar waktu agar bisa lewat sebelum
palang tertutup sepenuhnya. Namun, nasib buruk justru menimpanya. Saat bagian
depan truk sudah masuk ke area rel, mesin kendaraan tersebut tiba-tiba mati
mendadak.
"Nahasnya, mesin truk mati tepat saat posisinya belum sepenuhnya
lewat. Kepala atau moncong truk sudah masuk ke jalur kereta, tapi badan masih
tertinggal. Akibatnya truk terjebak dan tidak bisa maju maupun mundur,"
tambahnya.
Hanya berselang beberapa detik setelah truk berhenti di tengah rel, KA
Dhoho yang melaju dengan kecepatan tinggi datang dan tidak sempat mengerem.
Tabrakan pun tak terhindarkan.
Kereta api menghantam bagian depan truk dengan gaya yang sangat besar.
Benturan dahsyat itu membuat truk terseret beberapa meter dan mengalami
kerusakan parah pada bagian kabin depannya. Bagian bumper, kap mesin, hingga
sasis truk tampak hancur berantakan tertabrak besi baja kereta api.
Suasana di lokasi langsung menjadi kacau. Warga yang melihat kejadian
langsung berkerumun namun tetap menjaga jarak aman karena khawatir terjadi
kebakaran atau hal lain yang membahayakan.
Meskipun kerusakan pada kendaraan truk sangat parah, kabar baiknya hingga
saat ini belum dilaporkan adanya korban jiwa atau luka serius pada manusia.
Pengemudi truk dikabarkan berhasil menyelamatkan diri dan keluar dari kabin
sebelum terjadi benturan, meskipun ia mengalami syok berat melihat kendaraannya
hancur lebur.
Sesaat setelah kejadian, petugas dari PT Kereta Api Indonesia (KAI),
kepolisian, dan tim penyelamat segera dikerahkan ke lokasi. Mereka langsung
melakukan evakuasi truk yang menghalangi rel dan membersihkan puing-puing
kerusakan agar jalur kereta api bisa kembali beroperasi normal.
Insiden ini sempat membuat perjalanan kereta api di jalur tersebut
terhenti sementara hingga proses penderekan selesai dilakukan.
Kecelakaan ini kembali menjadi tamparan keras dan peringatan bagi
seluruh pengemudi, terutama pengendara kendaraan besar. Keputusan untuk nekat
menerobos palang pintu perlintasan meski tanda bahaya sudah berbunyi terbukti
sangat berisiko dan bisa berakibat fatal.
Keselamatan adalah prioritas utama, jangan pernah memaksakan diri demi
mengejar waktu.
Sumber : SURYAMALANG.COM
#tandaglobalews #blitar #kecelakaan #keretaapi #kadhoho
#kecelakaankeretaapi #ImamBonjol #LakaLantas

Posting Komentar