WASHINGTON D.C. – Gelaran bergengsi White House Correspondents' Dinner (WHCD) yang berlangsung di Hotel Washington Hilton pada Sabtu malam (25/4) berakhir mencekam. Suasana perayaan berubah menjadi kepanikan setelah rentetan tembakan terdengar di dekat area pemeriksaan keamanan, memicu evakuasi darurat terhadap Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
Kronologi Kejadian
Insiden terjadi sekitar pukul 20.40 waktu setempat saat acara sedang berlangsung. Menurut laporan saksi mata dan rekaman video di lokasi, terdengar antara tiga hingga enam kali letusan senjata api di dekat titik pemeriksaan magnetometer di luar ruang dansa utama.
Agen Secret Service segera bergerak cepat mengamankan Presiden Donald Trump, Ibu Negara Melania Trump, serta Wakil Presiden JD Vance dari panggung utama. Instruksi "Stay down!" dan "Shots fired!" menggema di seluruh ruangan, memaksa ribuan tamu undangan yang terdiri dari pejabat tinggi negara dan jurnalis internasional untuk berlindung di bawah meja.
Pelaku dan Korban
Pihak berwenang berhasil melumpuhkan dan menangkap seorang tersangka pria di lokasi kejadian. Berdasarkan keterangan awal, pelaku membawa persenjataan lengkap yang terdiri dari senapan (shotgun), pistol, dan sejumlah senjata tajam. Tersangka diduga merupakan tamu yang menginap di hotel tersebut.
Tidak ada laporan korban jiwa dalam insiden ini. Namun, seorang petugas penegak hukum dilaporkan terkena tembakan pada rompi antipeluru miliknya. Petugas tersebut kini dalam kondisi stabil dan diharapkan segera pulih.
Pernyataan Resmi dan Kelanjutan Acara
Pasca insiden, Gedung Putih mengonfirmasi bahwa Presiden Donald Trump, Wakil Presiden JD Vance, dan seluruh anggota kabinet dalam keadaan aman dan tidak terluka. Melalui pernyataan resminya, Presiden Trump memuji kesigapan tim keamanan.
"Saya ingin berterima kasih kepada Secret Service dan Kepolisian Washington D.C. atas tindakan mereka yang sangat cepat dan berani. Kita tidak akan membiarkan tindakan seperti ini menghentikan kita," ujar Trump, sembari menambahkan bahwa acara akan dijadwalkan ulang dalam 30 hari ke depan.
Acara malam itu sebenarnya mencatat sejarah karena untuk pertama kalinya dipandu oleh seorang mentalis, Oz Pearlman, dan menandai kembalinya Trump ke forum WHCD. Namun, demi keselamatan 2.600 tamu yang hadir, panitia memutuskan untuk membubarkan acara sepenuhnya segera setelah area dinyatakan terkendali.
Investigasi Berlanjut
Hingga berita ini diturunkan, Hotel Washington Hilton masih dalam pengamanan ketat. FBI bersama Secret Service tengah melakukan investigasi mendalam untuk mengungkap motif di balik serangan tersebut. Jaksa Jeanine Pirro menyatakan bahwa tersangka akan menghadapi dakwaan berat terkait penggunaan senjata api untuk tindak kekerasan dan penyerangan terhadap petugas federal.
Sumber: Koresponden Washington / Berbagai Sumber Terpercaya

Posting Komentar