Kronologi Kejadian
Insiden bermula sekitar pukul 20.30 WIB. Berdasarkan informasi di lapangan, korban saat itu berada sendirian di dalam kamar untuk merakit petasan. Ledakan hebat tiba-tiba terdengar oleh pihak keluarga dan tetangga sekitar yang sempat mengira suara tersebut berasal dari ban meletus atau trafo listrik.
Saat diperiksa, kamar korban sudah dalam kondisi berantakan dengan kepulan asap. Korban ditemukan dalam keadaan luka bakar serius di bagian wajah dan kedua telapak tangan akibat sambaran api dari bubuk mesiu yang sedang ia olah.
Bahan Baku dari E-Commerce
Hasil penyelidikan sementara pihak kepolisian mengungkap fakta yang memprihatinkan. Bahan baku berupa bubuk peledak atau mesiu tersebut diduga kuat dibeli oleh korban melalui platform e-commerce.
"Korban diduga memesan bahan-bahan tersebut secara mandiri melalui aplikasi belanja online. Saat ini kami masih mendalami riwayat transaksi di ponsel korban untuk memastikan asal-usul barang berbahaya tersebut," ujar pihak kepolisian setempat.
Kondisi Korban dan Penanganan Medis
Korban segera dievakuasi oleh warga menuju RSUD Gambiran, Kota Kediri. Hingga berita ini diturunkan, MA masih menjalani perawatan intensif. Tim medis fokus menangani luka bakar di area sensitif seperti wajah agar tidak menimbulkan infeksi lebih lanjut atau cacat permanen.
Olah TKP dan Barang Bukti
Pihak Polsek Semen bersama Tim Inafis telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Di lokasi, petugas mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya:
Sisa bubuk mesiu yang belum terpakai.
Kertas gulungan selongsong petasan.
Puing-puing bekas ledakan di dalam kamar.
Imbauan Kepolisian
Pihak berwajib mengimbau keras kepada para orang tua untuk lebih ketat mengawasi aktivitas anak, terutama dalam penggunaan gawai dan pembelian barang-barang melalui internet.
"Kami meminta masyarakat untuk tidak bermain-main dengan bahan peledak jenis apa pun. Selain melanggar hukum sesuai UU Darurat No. 12 Tahun 1951, aktivitas ini sangat berisiko bagi keselamatan jiwa," tegas petugas kepolisian.
Lokasi: Kediri, Jawa Timur


Posting Komentar