VANDALISME MENGGUNCANG SURAMADU: 19 Panel PJU Dirusak, Jalanan Gelap Gulita Mengancam Keselamatan


TandaGlobalNews | BANGKALAN, 30 April 2026 – Kenyamanan dan keamanan lalu lintas di akses utama Jembatan Suramadu kembali terganggu oleh aksi tidak bertanggung jawab. Dilaporkan bahwa sejumlah kotak panel listrik yang terpasang pada tiang Penerangan Jalan Umum (PJU) di sepanjang jalan tersebut dirusak oleh orang tak dikenal (OTK).

Kejadian ini terjadi tepatnya di wilayah Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur. Kerusakan pada perangkat listrik tersebut berdampak langsung pada fungsi penerangan jalan yang sangat vital bagi pengguna jalan.

Kepala Satuan Kerja (Satker) Pelaksana Jalan Bebas Hambatan (PJBH) Suramadu, Suparyanto, membenarkan adanya insiden vandalisme tersebut. Menurutnya, akibat ulah tangan jahil tersebut, seluruh sistem penerangan jalan umum di area tersebut mengalami kerusakan parah hingga akhirnya mati total.

"Dampaknya sangat langsung terasa, jalanan menjadi gelap total. Kondisi ini jelas meningkatkan risiko terhadap keamanan dan keselamatan bagi seluruh pengguna jalan yang melintas," ujar Suparyanto kepada awak media, Kamis (30/4/2026).

Jalanan yang gelap gulita tentu menjadi perhatian serius karena dapat memicu berbagai bahaya, mulai dari potensi kecelakaan lalu lintas yang tinggi hingga memudahkan terjadinya tindak kriminalitas lainnya yang memanfaatkan kondisi minim cahaya.

Dari hasil penelusuran dan pendataan yang dilakukan oleh tim petugas di lapangan, ditemukan fakta yang cukup mengejutkan. Tercatat ada sebanyak 19 titik kotak panel listrik yang mengalami kerusakan akibat perusakan.

Kerusakan tersebut tidak hanya terjadi di satu atau dua titik saja, melainkan tersebar di sepanjang ruas jalan yang berada di sisi Madura, tepatnya sebelum memasuki area jembatan utama Suramadu. Luasnya sebaran kerusakan ini menunjukkan bahwa aksi tersebut dilakukan secara sengaja dan menyeluruh di area tersebut.

Merespons situasi darurat ini, pihak pengelola tidak tinggal diam. Petugas langsung dikerahkan untuk melakukan penanganan secepat mungkin agar kondisi jalan bisa kembali aman dan terang.

"Petugas langsung melakukan perbaikan dan pemasangan gembok di kotak panel itu agar hal tersebut tidak terulang," imbuhnya.

Selain memperbaiki kerusakan, langkah preventif juga segera dilakukan dengan cara memperkuat pengamanan, salah satunya dengan pemasangan gembok tambahan pada setiap kotak panel listrik agar tidak mudah dibongkar kembali oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Tak hanya itu, intensitas pengawasan juga ditingkatkan secara signifikan. Tim petugas kini melakukan patroli rutin dan pengecekan berkala secara menyeluruh.

Pengecekan tidak hanya dilakukan pada panel PJU di akses jalan masuk, tetapi juga memantau seluruh kotak panel yang ada di area jembatan Suramadu untuk memastikan kondisinya aman, terkendali, dan berfungsi dengan baik.

Pihak pengelola sangat berharap adanya kesadaran kolektif dari seluruh elemen masyarakat. Fasilitas umum dibangun dan dirawat demi kenyamanan bersama, sehingga kerusakan yang terjadi jelas merugikan banyak pihak.

"Kami berharap seluruh masyarakat agar bisa bersama-sama menjaga fasilitas umum, sebab hal ini bisa mengancam keselamatan pengguna jalan," pungkasnya dengan nada harap.

Sayangnya, insiden vandalisme terhadap panel listrik ini bukanlah kasus pertama atau satu-satunya. Jembatan Suramadu yang menjadi ikon kebanggaan Jawa Timur ini, kerap kali menjadi sasaran empuk tindak kriminal dan pencurian.

Seligus kasus perusakan, kasus pencurian kabel listrik juga sering terjadi di lokasi tersebut. Bahkan, material konstruksi jembatan sekelas besi anti-karat yang berukuran besar dan berat pun tidak luput dari incaran para pencuri. Hal ini menunjukkan bahwa masalah keamanan dan kesadaran hukum masih menjadi pekerjaan rumah besar yang harus diselesaikan bersama.

Sumber: Kompas,GresikSumpek

#tandaglobalnews#gresiksumpek #suramadu #news #infobangkalan #jawatimur #beritaterkini

Tinggalkan Komentar

Lebih baru Lebih lama