TandaGlobalNews | BELO HORIZONTE – Sebuah pesawat ringan bermesin tunggal jatuh di kawasan permukiman padat penduduk di kota Belo Horizonte, negara bagian Minas Gerais, Brasil, pada Senin, 4 Mei 2026. Insiden tragis ini mengakibatkan tiga orang tewas dan dua lainnya luka-luka, sementara warga di lokasi kejadian dilaporkan selamat meski mengalami trauma berat.
Berdasarkan data penerbangan, pesawat tersebut lepas landas dari Bandara Pampulha sekitar pukul 14.15 waktu setempat dengan tujuan São Paulo. Hanya beberapa menit setelah mengudara, pilot dilaporkan sempat melakukan kontak darurat yang mengindikasikan adanya masalah teknis pada mesin.
Rekaman CCTV dari bangunan sekitar memperlihatkan pesawat kehilangan ketinggian dengan cepat. Pilot terlihat berupaya keras melakukan manuver untuk menghindari gedung-gedung tinggi sebelum akhirnya menghantam sebuah bangunan tempat tinggal tiga lantai dan berakhir di area parkir.
Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi segera melakukan evakuasi. Berikut adalah rincian korban:
Korban Tewas: Pilot dan kopilot tewas seketika di lokasi kejadian karena benturan keras. Satu penumpang sempat dilarikan ke rumah sakit, namun dinyatakan meninggal dunia akibat luka bakar dan trauma berat.
Korban Luka: Dua penumpang lainnya berhasil dievakuasi dalam kondisi kritis namun stabil. Saat ini keduanya sedang menjalani perawatan intensif di rumah sakit terdekat.
Warga Sipil: Ajaibnya, tidak ada penghuni gedung atau pejalan kaki yang menjadi korban jiwa, meski puing pesawat merusak sebagian struktur bangunan dan beberapa kendaraan yang terparkir.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran setempat menyatakan bahwa skala bencana ini bisa jauh lebih besar.
"Pesawat menghantam bagian tangga luar bangunan. Jika pesawat menghantam unit apartemen secara langsung, kita mungkin akan membicarakan puluhan korban jiwa," ujarnya kepada media lokal TV Globo.
Tim ahli bangunan telah dikerahkan ke lokasi untuk memeriksa integritas struktur gedung. Untuk sementara, seluruh penghuni gedung telah diungsikan karena adanya risiko kebocoran bahan bakar pesawat yang dapat memicu ledakan susulan.
Otoritas investigasi kecelakaan penerbangan Brasil, CENIPA, telah mengamankan lokasi kejadian untuk memulai penyelidikan. Fokus utama investigasi saat ini adalah:
Kegagalan Mesin: Memeriksa komponen mesin tunggal pesawat tersebut.
Kelaikan Terbang: Meninjau catatan pemeliharaan pesawat yang diketahui merupakan model pesawat ringan yang cukup populer namun telah berusia beberapa tahun.
Kondisi Cuaca: Meskipun cuaca saat kejadian dilaporkan cerah, angin kencang di sekitar perbukitan Belo Horizonte turut dipertimbangkan sebagai faktor kontributor.
Insiden ini kembali memicu perdebatan mengenai keberadaan Bandara Pampulha yang lokasinya kini dikelilingi oleh permukiman padat. Warga lokal mendesak pemerintah untuk meninjau kembali rute penerbangan pesawat kecil guna mencegah terulangnya tragedi serupa di masa depan.
Laporan oleh: Redaksi Internasional

Posting Komentar