Terkuak Motif Pembunuhan di Pandeglang: Sakit Hati & Tersinggung, Pria Cekikik Kekasihnya Hingga Tewas di Rumah Sendiri

 



Tandaglobalnews PANDEGLANG – Misteri di balik pembunuhan memilukan yang mengguncang warga Kampung Kadujangkung, Desa Kadujangkung, Kecamatan Mekarjaya, Kabupaten Pandeglang, akhirnya terungkap. Polisi berhasil menguak alasan utama mengapa seorang pria berinisial OK nekat bertindak kejam menghabisi nyawa kekasihnya sendiri, berinisial DV, pada Jumat (8/5/2026) lalu. Peristiwa yang membuat geger satu desa itu ternyata berawal dari rasa sakit hati dan perasaan tersinggung yang mendalam di hati pelaku akibat sikap serta ucapan korban yang dianggap sudah tidak lagi serius dalam menjalin hubungan asmara.

Kejadian naas tersebut berlangsung di kediaman pelaku, di lingkungan Kampung Kadujangkung. Saat itu, OK dan DV diketahui sedang berdua saja di dalam rumah. Awalnya suasana berjalan seperti biasa, namun tak lama kemudian keduanya terlibat pembicaraan yang memanas dan berujung pada pertengkaran hebat. Dari hasil rekonstruksi keterangan pelaku dan saksi-saksi yang mendengar keributan, diketahui bahwa inti perdebatan tersebut berkaitan dengan keberlangsungan hubungan asmara yang telah mereka jalani bersama selama beberapa waktu terakhir.

Pelaku, OK, mengaku merasa sangat tersinggung dan hatinya terluka mendengar perkataan serta melihat sikap yang ditunjukkan oleh DV. Dalam pengakuannya kepada penyidik, OK menyebutkan bahwa belakangan ini ia merasakan adanya perubahan sikap yang signifikan dari sang kekasih. Menurut persepsinya, DV sudah tidak lagi serius, tidak lagi tulus, dan mulai bersikap dingin kepadanya. Hal ini diperparah dengan ucapan-ucapan yang terlontar dari mulut korban yang dianggap OK merendahkan, menyakiti hati, atau mengarah pada keinginan untuk mengakhiri hubungan, padahal pelaku sangat mencintai dan berharap hubungan itu terus berlanjut.

Emosi pelaku yang sudah memuncak dan bercampur rasa cemburu serta curiga itu akhirnya meledak. Di tengah pertengkaran yang semakin sengit, di luar kendali kesadarannya, OK tiba-tiba menyerang kekasihnya sendiri. Ia langsung mencekik leher DV dengan kedua tangannya sekuat tenaga. Meski korban sempat meronta, memohon pertolongan, dan berusaha melepaskan diri, namun tenaga pelaku jauh lebih kuat dan emosinya sudah sepenuhnya menguasai akal sehatnya. Cengkeraman tangan OK tidak dilepaskan hingga tubuh DV yang malang itu akhirnya melemas dan berhenti bergerak sama sekali.

Saat itu juga, nyawa DV melayang dan menghembuskan napas terakhirnya di tempat kejadian. Baru setelah melihat kekasihnya tergeletak diam dan tidak bernyawa, kesadaran OK perlahan kembali. Ia pun tersadar akan perbuatan mengerikan yang baru saja ia lakukan. Namun, nasi sudah menjadi bubur, nyawa korban tidak bisa dikembalikan lagi. Tubuh korban yang masih hangus dengan sisa-sisa amarah itu pun dibiarkan begitu saja di ruangan rumah, hingga akhirnya bau mayat dan informasi yang bocor membuat warga sekitar mulai curiga dan melapor ke pihak berwenang.

Kabar kematian DV yang tewas mengenaskan akibat dicekik kekasihnya sendiri ini langsung menyebar cepat ke seluruh penjuru desa dan membuat warga sangat terkejut sekaligus bergidik ngeri. Banyak warga yang mengenal keduanya mengaku tak menyangka masalah hati dan perasaan bisa berujung pada pembunuhan yang begitu kejam. Warga pun bersorak dukung langkah kepolisian yang segera

memasang garis pembatas atau police line di rumah pelaku guna mengamankan TKP dan mengusut tuntas peristiwa tersebut.

 Kini, pelaku OK telah diamankan oleh tim kepolisian dari Polres Pandeglang dan telah menjalani serangkaian pemeriksaan intensif terkait peristiwa tersebut. Berdasarkan bukti yang ada, pengakuan pelaku, serta hasil penyelidikan di tempat kejadian, OK resmi ditetapkan sebagai tersangka utama pembunuhan berencana. Ia kini harus bertanggung jawab di hadapan hukum dan menghadapi jeratan pasal berlapis dengan ancaman hukuman yang sangat berat, mulai dari penjara seumur hidup hingga hukuman mati, atas perbuatannya yang didasari oleh rasa sakit hati dan emosi yang tak terkontrol itu.

 

Sumber:SATELITNEWS.COM

 

 

#tandaglobalnews#KasusPembunuhan #Pandeglang #Mekarjaya #CintaBerakhirDuka #Dicekik #KejahatanAsmara #BeritaKriminal #SatelitNews

Tinggalkan Komentar

Lebih baru Lebih lama