Ribuan Jamaah Haji Kediri Mulai Diberangkatkan ke Tanah Suci


Sebanyak 1.213 calon jamaah haji asal Kabupaten Kediri diberangkatkan menuju Tanah Suci dalam musim haji tahun 2026. Pemberangkatan dibagi ke dalam empat kloter, dengan tiga kloter pertama yakni Kloter 109, 110, dan 111 diberangkatkan pada Selasa (19/05/2026) dengan total 1.065 jamaah.📸 Kamera: Maulana Rahmadha / Tanda Global News


 Tandaglobalnews Kediri 19 Mei 2026 | Pemberangkatan calon jamaah haji asal Kabupaten Kediri tahun 2026 resmi dimulai pada Selasa (19/05/2026). Ribuan keluarga tampak memadati lokasi pemberangkatan untuk melepas keberangkatan para jamaah menuju Tanah Suci dengan penuh haru dan doa.

Tahun ini, Kabupaten Kediri memberangkatkan total 1.213 calon jamaah haji yang terbagi dalam empat kloter keberangkatan. Pada hari pertama, sebanyak tiga kloter yakni Kloter 109, 110, dan 111 diberangkatkan dengan total mencapai 1.065 jamaah.

Sebelum melanjutkan perjalanan menuju embarkasi, para jamaah dijadwalkan terlebih dahulu menuju Asrama Haji Sukolilo Surabaya dan diperkirakan tiba sekitar pukul 16.00 WIB. Sementara itu, proses pemberangkatan akan kembali dilanjutkan pada Rabu (20/05/2026) dengan tambahan jamaah asal Kabupaten Nganjuk yang turut bergabung dalam rombongan berikutnya.

Suasana haru terlihat jelas sejak pagi hari. Banyak keluarga tampak mengantar orang tua, saudara, hingga kerabat mereka sambil memanjatkan doa agar seluruh rangkaian ibadah haji berjalan lancar. Tangis haru hingga pelukan hangat mewarnai momen pelepasan para calon tamu Allah tersebut.

Di balik proses pemberangkatan, terdapat pula beberapa jamaah yang terpaksa harus menunda keberangkatannya karena kondisi kesehatan. Salah satu calon jamaah dilaporkan mengalami gangguan kesehatan berupa stroke sehingga belum memungkinkan untuk diberangkatkan tahun ini.

Selain itu, tahun ini juga terdapat ratusan jamaah dengan status cadangan. Sebagian besar di antaranya telah berhasil masuk ke dalam kloter keberangkatan menggantikan jamaah yang batal berangkat. Namun hingga saat ini masih tersisa sekitar 40 hingga 50 jamaah cadangan yang belum memperoleh kesempatan berangkat.

Pihak penyelenggara menyebut mekanisme pengisian kursi kosong sepenuhnya menjadi kewenangan panitia penyelenggara ibadah haji. Karena itu, jamaah dengan status cadangan diminta tetap siap sedia sewaktu-waktu apabila ada jamaah utama yang batal berangkat.

Pemberangkatan haji tahun ini menjadi momen penuh harapan bagi para jamaah dan keluarga. Selain menjadi perjalanan spiritual, keberangkatan menuju Tanah Suci juga menjadi penantian panjang yang akhirnya terwujud bagi ribuan calon jamaah haji asal Kabupaten Kediri.

Tinggalkan Komentar

Lebih baru Lebih lama