Tandaglobalnews MUARA ENIM – Sebuah kejahatan
mengerikan mengguncang Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan. Seorang lansia
berusia 87 tahun bernama Palahiyah ditemukan tewas di hutan dekat rumahnya,
setelah dibunuh oleh anak kandung dan cucunya sendiri.
Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Muara
Enim, AKP Muhammad Adrian, membenarkan kasus tersebut. Pelaku yang ditangkap
adalah anak perempuan korban bernama Nurlela alias Ebok (46) dan cucunya, M
Ilham Mulyadi (20).
"Motif pembunuhan ini dipicu dendam lama yang sudah
dipendam oleh pelaku yang merupakan anak perempuannya," ujar Adrian, Jumat
(8/5/2026).
Menurut pengakuan pelaku, Nurlela mengaku sering dimarahi
oleh ibunya sejak kecil hingga dewasa. Perlakuan tersebut membuatnya menyimpan
rasa benci dan kesal dalam waktu yang sangat lama.
Kondisi memanas kembali pada 12 April 2026 lalu. Saat itu,
Nurlela pulang dari mencari kayu bakar, namun kembali diperlakukan kasar dan
dimarahi oleh sang ibu.
"Emosi pelaku memuncak saat korban kembali memarahi
dirinya," jelas Adrian.
Awalnya, sang cucu, Ilham, mencoba melerai pertengkaran
tersebut. Namun, amarah yang sudah meledak tak bisa diredam. Situasi semakin
tidak terkendali hingga berujung pada pembunuhan yang mengakhiri nyawa sang
nenek.
Hingga saat ini, penyidik menyimpulkan bahwa kejadian naas
tersebut murni didorong oleh emosi sesaat yang dipicu oleh masalah masa lalu,
bukan merupakan aksi yang direncanakan sebelumnya.
"Motifnya emosi sesaat yang dipicu dendam lama, bukan
pembunuhan berencana," tegasnya.
Kini kedua pelaku telah diamankan dan menjalani proses hukum
yang berlaku atas tindakan kriminal yang sangat memilukan tersebut.
Sumber: detiknews

Posting Komentar