Tandaglobalnews
Bandung, 11 Mei 2026 – Kabar gembira dan melegakan datang dari
operasi pencarian yang berlangsung selama beberapa hari di kawasan Gunung
Puntang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Arief Wibisono (25), mahasiswa Program
Magister Teknik Lingkungan Institut Teknologi Bandung (ITB) angkatan 2024 yang
dilaporkan hilang saat melakukan pendakian, akhirnya berhasil ditemukan dalam
keadaan selamat dan sehat sepenuhnya pada Senin pagi ini.
Berita bahagia ini pertama kali disebarluaskan melalui
unggahan di akun Instagram @darmanto_wanadri_96, yang mengungkapkan rasa syukur
mendalam atas berakhirnya masa pencarian yang menegangkan. Dalam tulisannya,
pemilik akun tersebut menuliskan: “Alhamdulillah terimakasih team SAR gabungan
korban hilang di Gunung puntang sudah di ketemukan dengan selamat.” Unggahan
ini langsung mendapat banyak tanggapan positif dan ucapan syukur dari warga
sekitar maupun masyarakat luas yang turut mengikuti perkembangan berita ini.
Konfirmasi resmi segera disampaikan oleh pihak kampus. Humas
ITB, Lala Arief, membenarkan kabar tersebut dan memberikan rincian penting
terkait lokasi penemuan. “Alhamdulilah, Arief sudah ditemukan dengan selamat.
Ditemukan di Leuweung Malang, ditemukan oleh warga,” jelas Lala, menambahkan
bahwa keberadaan Arief pertama kali diketahui oleh warga setempat yang kemudian
segera melaporkannya ke tim pencari gabungan agar proses penjemputan bisa
dilakukan secepatnya.
Pihak kepolisian setempat juga memberikan pernyataan resmi
yang menegaskan kabar baik ini. Kapolsek Pameungpeuk, Kompol Asep Dedi,
menyatakan bahwa proses evakuasi sedang berjalan lancar untuk membawa Arief ke
tempat yang lebih aman dan mudah dijangkau. “Alhamdulillah sudah ketemu dalam
kondisi sehat (selamat),” ujar Asep saat dimintai keterangan awak media, memberikan
kepastian bahwa tidak ada cedera serius yang dialami mahasiswa tersebut.
Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari lokasi kejadian,
diduga kuat Arief keluar dari jalur pendakian resmi yang umum digunakan para
pendaki. Titik keberangkatan awal diketahui berawal dari Basecamp Pasir Kuda,
Desa Mekarjaya, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung. Namun, ia kemudian
terpisah dari jalur utama dan berakhir berada di lokasi yang berjarak cukup
jauh. “Iya, keluar jalur awal masuk. Jaraknya dari Basecamp Pasir Kuda ke
tempat penemuan sekitar 8 kilometer,” jelas Kompol Asep Dedi. Jarak yang cukup
jauh ini serta kontur medan gunung yang berbukit dan tertutup pepohonan lebat
menjadi alasan mengapa proses pencarian memakan waktu cukup lama dan
membutuhkan penyisiran wilayah yang sangat luas.
Setelah ditemukan, tim SAR gabungan dan warga yang berada di
lokasi segera memberikan pertolongan pertama guna memulihkan kondisi fisik
Arief pasca berada di alam bebas selama beberapa hari. Meskipun kondisinya
sehat, petugas tetap memberikan perhatian penuh untuk memastikan tenaganya
kembali pulih. Selain penanganan fisik, pihak berwenang juga berencana
menenangkan kondisi psikologisnya terlebih dahulu, mengingat pengalaman
tersesat di wilayah pegunungan tentu memberikan tekanan dan ketakutan
tersendiri bagi siapa saja yang mengalaminya. Selanjutnya, Arief akan dibawa ke
fasilitas kesehatan terdekat untuk pemeriksaan medis rutin sebelum akhirnya
dapat bertemu kembali dengan keluarga yang sejak awal menanti dengan penuh
kecemasan.
Seluruh pihak, mulai dari warga masyarakat, tim SAR
gabungan, kepolisian, hingga pihak kampus, mendapatkan apresiasi tinggi atas
kerja keras, kecepatan respon, dan sinergi yang terjalin baik selama proses
pencarian berlangsung. Keberhasilan menemukan Arief dalam keadaan selamat
menjadi bukti nyata kekuatan kerjasama antar elemen masyarakat dalam menghadapi
situasi darurat. Kabar ini pun langsung menjadi pembicaraan hangat, membawa
kelegaan bagi keluarga, teman, serta seluruh warga yang mendoakan keselamatan
Arief selama ini.
#MahasiswaITB #GunungPuntang
#DitemukanSelamat #PencarianSAR #BeritaBandung #KabupatenBandung
#KeselamatanPendaki #tandaglobalnews

Posting Komentar