KECELAKAAN MAUT DI PERTIGAAN WUNI GEMBUK TEPUS GUNUNGKIDUL


Tandaglobalnews Gunungkidul, 4 Mei 2026 – Sebuah kecelakaan lalu lintas yang berujung maut terjadi pada hari Minggu, 3 Mei 2026 sekitar pukul 09.30 WIB di kawasan Pertigaan Wuni, Desa Gembuk, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Insiden ini melibatkan dua unit sepeda motor dan mengakibatkan satu orang pengendara meninggal dunia setelah mendapatkan penanganan medis, sementara dua orang lainnya mengalami luka-luka ringan. 

Berdasarkan keterangan yang dihimpun dari warga sekitar dan keterangan resmi dari kepolisian, peristiwa bermula ketika seorang pengendara bernama D (26 tahun), warga Kecamatan Nglipar, mengendarai sepeda motor jenis Honda Scoopy beserta seorang pembonceng bernama F. Keduanya melaju dari arah barat dengan tujuan menuju Pantai Ngitun, melewati jalur Jalan Jalur Lintas Selatan (JJLS) yang dikenal memiliki permukaan jalan yang mulus dan lebar.

 

Sesampainya di lokasi kejadian, pengendara Scoopy diketahui melaju dengan kecepatan yang cukup tinggi. Dalam kondisi tersebut, tiba-tiba muncul sepeda motor jenis Suzuki Shogun yang dikendarai oleh P (62 tahun), akrab disapa Mbah P, yang bergerak dari arah yang sama namun hendak berbelok/menyebrang ke jalur lain. Karena jarak antara kedua kendaraan sudah terlalu dekat dan waktu reaksi yang tersedia sangat singkat, tabrakan pun tidak dapat dihindari. Kedua kendaraan saling bertabrakan dan terguling ke sisi jalan.

 

Akibat benturan keras, korban Mbah P mengalami luka serius terutama pada bagian kepala dan langsung jatuh dalam kondisi tidak sadarkan diri. Sementara itu, pengendara Scoopy, D, mengalami luka lecet di bagian kaki, sedangkan pemboncengnya, F, mengalami luka lecet di area wajah.

 

Warga sekitar yang menyaksikan kejadian langsung turun tangan untuk memberikan pertolongan pertama dan mengevakuasi para korban. Korban yang mengalami luka paling parah, yaitu Mbah P, segera dibawa menggunakan kendaraan pribadi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wonosari untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut. Namun nyawa tidak dapat tertolong, korban dinyatakan meninggal dunia setelah mendapatkan penanganan dari tim medis.

 

Kapolsek Tepus, AKP Suryanto, saat dikonfirmasi menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan pendataan dan pemeriksaan terhadap saksi-saksi serta mengamankan barang bukti dari lokasi kejadian. Ia juga memberikan imbauan kepada seluruh pengguna jalan, terutama yang melintasi jalur JJLS, untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dan kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas.

 

"Kejadian seperti ini cukup sering kami tangani di sepanjang jalur JJLS. Kondisi jalan yang mulus dan lebar seringkali membuat pengendara tergoda untuk memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi, sehingga saat ada perubahan situasi di jalan, mereka tidak dapat mengendalikan kendaraannya dengan baik. Selain itu, kehati-hatian saat akan berbelok atau menyebrang juga sangat penting, pastikan benar-benar aman sebelum melakukannya," tegas AKP Suryanto.

 

Hingga berita ini diturunkan, proses penyelidikan terkait kecelakaan tersebut masih terus dilakukan oleh pihak kepolisian untuk menentukan penyebab pasti dan tanggung jawab dari setiap pihak yang terlibat. Jenazah korban telah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan sesuai adat istiadat yang berlaku.

 

Sumber: Cerita Gunungkidul


#tandaglobalnews #SeputarBantul #InformasiKecelakaan #Laka #KecelakaanMaut #Gunungkidul #KeselamatanDijalan #JJLS #Yogyakarta #Jogja

Tinggalkan Komentar

Lebih baru Lebih lama