Tandaglobalnews
| Kediri – Sebuah
kecelakaan lalu lintas melibatkan sepeda motor dan bus antarkota milik PO
Harapan Jaya terjadi di kawasan Sukorame, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, pada
Senin, 18 Mei 2026. Insiden nahas ini terjadi saat kedua kendaraan tersebut
bergerak berbarengan dan berusaha menyalip kendaraan lain di depannya, sehingga
menyebabkan benturan keras yang sempat mengganggu arus lalu lintas setempat.
Berdasarkan
rekaman CCTV lokasi yang diterima oleh Gatekeeper Radio Cakra Krisna, kronologi
kejadian terekam dengan jelas. Dalam rekaman tersebut, terlihat sebuah sepeda
motor yang dikendarai dua orang penumpang melaju dari arah yang sama dengan
sebuah truk besar. Sang pengendara motor terlihat berniat untuk mendahului atau
menyalip truk yang berjalan lebih lambat tersebut ke sisi kiri jalan.
Namun, pada
saat yang bersamaan dan di jalur yang sama, sebuah bus angkutan umum PO Harapan
Jaya yang bergerak dengan kecepatan cukup tinggi ternyata juga memiliki niat
yang sama. Bus tersebut turut bergerak ke sisi kiri untuk melakukan manuver
penyalipan terhadap truk yang sama. Karena jarak yang sangat dekat dan minimnya
ruang gerak, pengemudi bus terlambat menyadari keberadaan sepeda motor yang
lebih dulu berada di samping truk.
Akibatnya,
terjadilah benturan keras antara sisi bodi bus dengan sepeda motor tersebut.
Hantaman itu membuat pengendara dan penumpang motor terpental ke aspal,
sementara kendaraannya terlempar ke samping badan jalan. Rekaman memperlihatkan
bagaimana manuver ganda menyalip dari arah yang sama ini menjadi penyebab utama
terjadinya tabrakan yang bisa saja berakibat lebih fatal.
Hingga
berita ini diturunkan, pihak Gatekeeper masih terus berkomunikasi dan menggali
informasi lebih rinci dari Kanit Gakkum Satuan Lalu Lintas Polres Kediri Kota,
Ipda Anang. Pihak kepolisian sedang mendalami kronologi lengkap, meneliti
rekaman bukti CCTV, serta memastikan kondisi korban dan kerugian materiil
akibat kejadian tersebut.
Pihak
berwenang juga mengingatkan kembali kepada seluruh pengguna jalan raya,
khususnya pengemudi kendaraan besar maupun kecil, untuk selalu memastikan
keamanan dan kejelasan pandangan sebelum melakukan manuver menyalip. Kecelakaan
ini menjadi bukti nyata betapa berbahayanya tindakan menyalip bersamaan atau
salip kanan-kiri tanpa memperhitungkan kondisi kendaraan lain yang ada di
sekitarnya.
Sumber:
1061cakrakrisna

Posting Komentar