![]() |
| Sumber: infopublik.id |
Tandaglobalnews | Jakarta – Kebanggaan kembali diraih
Indonesia! Secara resmi, Indonesia ditetapkan sebagai tuan rumah
penyelenggaraan 1st Asian Gym for Life Challenge 2026. Ajang olahraga tingkat
benua ini diagendakan berlangsung pada tanggal 15 hingga 18 Oktober 2026
mendatang di Kota Yogyakarta. Penetapan ini diputuskan secara bulat oleh Komite
Eksekutif Asian Gymnastics Union (AGU), menyusul pengunduran diri Thailand
sebagai tuan rumah awal.
Ketua Federasi Gimnastik Indonesia, Ita Yuliati, menyambut gembira
kepercayaan yang diberikan ini. Menurutnya, kesempatan menjadi tuan rumah
adalah momentum penting bagi Indonesia untuk kembali membuktikan kapasitasnya
di mata dunia internasional, khususnya dalam menggelar ajang olahraga kelas
tinggi.
“Alhamdulillah, mata dunia kembali tertuju pada Indonesia sehingga dipercaya kembali menjadi tuan rumah. Ini merupakan event salah satu disiplin gimnastik, yakni Gymnastics for All, di mana seluruh komunitas gimnastik dapat terlibat dan mendaftar,” ujar Ita dalam keterangannya, Jumat (22/5/2026).
Berbeda dengan kejuaraan gimnastik pada umumnya yang
berfokus pada persaingan dan prestasi, ajang ini mengusung konsep inklusif dan
non-kompetitif. Kegiatan ini terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa
memandang batasan usia, jenis kelamin, maupun kemampuan fisik. Fokus utamanya
adalah mempromosikan kebugaran, kesehatan, persahabatan, rekreasi, serta
pertunjukan seni gerak berbasis gimnastik. Konsep ini dinilai sangat selaras
dengan upaya pemerintah memperkuat budaya hidup sehat dan pengembangan olahraga
masyarakat.
Yogyakarta dipilih sebagai lokasi utama pelaksanaan dengan
pertimbangan strategis. Kota pelajar ini dinilai memiliki infrastruktur
pariwisata yang kuat serta potensi besar untuk dikembangkan sebagai pusat kegiatan
olahraga berbasis budaya atau sport tourism.
“Ini merupakan event pertama, dan diharapkan dapat menjadi agenda tahunan gimnastik. Yogyakarta memiliki banyak tempat wisata dan sangat cocok untuk konsep ini. Kami berharap event ini dapat berkontribusi dan memutar roda perekonomian daerah,” tambah Ita.
Penyelenggaraan ini juga sejalan dengan arah kebijakan
pembangunan nasional dalam kerangka Asta Cita Presiden Prabowo Subianto,
khususnya dalam hal peningkatan kualitas sumber daya manusia, pengembangan
industri olahraga, serta diplomasi dan promosi pariwisata lewat event
internasional. Keberhasilan Indonesia menggelar berbagai ajang serupa
sebelumnya menjadi modal utama kepercayaan dunia terhadap kemampuan Indonesia.
Kini, persiapan matang akan segera dilakukan bersama seluruh
pemangku kepentingan untuk memastikan perhelatan ini berjalan sukses, berkesan,
dan memberi dampak positif luas bagi masyarakat maupun industri pariwisata
tanah air.
Sumber: infopublik.id

Posting Komentar