![]() |
| Gambar Ilustrasi |
Tandaglobalnews
| Jakarta –
Perselisihan sepele di jalan raya berujung tindakan kekerasan. Seorang
pengemudi mobil menjadi korban penganiayaan dan kendaraannya dirusak, hanya
karena ia membunyikan klakson. Peristiwa itu terjadi di Jalan Alternatif
Cibubur–Cileungsi, kawasan Gunungputri, Kabupaten Bogor, tepatnya pada Minggu
dini hari, 17 Mei 2026, sekitar pukul 00.33 WIB .
Berdasarkan
keterangan resmi Kapolsek Gunung Putri, Kompol Aulia Robby Kartika Putra,
kejadian bermula saat sebuah kendaraan keluar dari arah Jalan Masjid At Taqwa
lalu langsung memotong jalur dan masuk ke lajur tengah jalan utama secara
tiba-tiba. Pengemudi lain yang melintas dari arah berlawanan atau berdekatan
terkejut dengan manuver tersebut, sehingga secara spontan membunyikan klakson
panjang sebagai peringatan .
Alih-alih
menyadari kelalaiannya, pengemudi kendaraan yang dipotong jalur itu justru
tersulut emosi. Ia langsung memepet dan menghalangi jalan korban, lalu turun
seorang diri menghampiri mobil tersebut. Tanpa bicara banyak, pelaku langsung
memukul bagian wajah korban, tepatnya di bibir dan rahang kanan, berulang kali
dengan tangan mengepal .
Amarah
pelaku belum usai. Ia juga merusak bagian bodi kendaraan korban, mulai dari
memukul kaca spion, mematahkan kaca penyeka air hujan, hingga menendang pintu
dan bemper belakang mobil. Bahkan, pelaku sempat melontarkan ancaman serius
dengan berkata, “Gua tembak lu! Mau gua tembak?”, serta menyebut dirinya
membawa senjata, membuat korban tak berdaya dan memilih menjauh demi
keselamatan.
Setelah
kejadian itu, korban langsung melaporkan perbuatan tersebut ke kantor polisi
setempat. “Iya sudah ada laporan polisi. Identitas dan keberadaan pelaku masih
kami telusuri dan dalami,” ujar Kompol Aulia Robby saat dikonfirmasi, Senin
(18/5/2026) .
Kasus ini
kini ditangani Satuan Reskrim Polsek Gunung Putri. Pihak kepolisian
mengingatkan seluruh pengguna jalan untuk tetap menjaga emosi dan kesabaran di
jalan raya, agar perselisihan kecil tidak berujung pada tindakan pidana yang
merugikan kedua belah pihak. Hingga kini, pelaku belum diketahui identitas
lengkapnya dan masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut.
Sumber:
detiknews

Posting Komentar