Tandaglobalnews BLITAR – Aksi nekat sekelompok pencuri hewan ternak berhasil digagalkan berkat kewaspadaan dan kecepatan bertindak warga masyarakat. Insiden pencurian dua ekor sapi yang terjadi di wilayah Kabupaten Kediri berakhir dengan pelaku lari tunggang langgang setelah dikejar hingga melintasi batas wilayah ke Kabupaten Blitar, tepatnya di daerah Bacem, pada Kamis (30/04/2026).
Peristiwa bermula ketika terjadi pencurian di kawasan Desa Sumberlumbu,
Desa Margourip, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri. Diketahui ada dua orang
terduga pelaku yang datang menggunakan sebuah mobil bak terbuka. Mereka
bertindak cepat untuk mengamankan dua ekor sapi milik warga yang menjadi
sasaran mereka.
Namun, aksi pencurian tersebut tidak berlangsung mulus. Gerakan mereka
cepat diketahui oleh warga sekitar yang sedang berjaga atau lewat di lokasi.
Menyadari ada pencurian, warga langsung berteriak dan memberikan informasi ke
warga lainnya.
Dalam waktu singkat, massa berkumpul dan langsung melakukan pengejaran
terhadap mobil yang membawa sapi curian tersebut. Pengejaran dilakukan lintas
kecamatan hingga lintas kabupaten.
Pengejaran yang cukup jauh itu akhirnya membuahkan hasil ketika pelaku
terpojok di kawasan Bacem, Kabupaten Blitar. Melihat jumlah warga yang semakin
banyak dan jalan mulai terhalang, kedua pelaku menyadari bahwa mereka tidak
bisa lolos.
Dalam kepanikan, terduga pelaku akhirnya memutuskan untuk meninggalkan
mobil beserta isinya. Mereka lari menyelamatkan diri meninggalkan kendaraan dan
dua ekor sapi curian yang ada di bak mobil tersebut demi menghindari amukan
massa.
Kapolsek Ponggok, AKP Tri Muliarso, saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa
tersebut. Menurutnya, berkat kerjasama yang solid antara warga dan petugas,
barang bukti berhasil diamankan dalam kondisi utuh.
"Benar, kejadiannya pagi tadi. Pelaku mencuri sapi di wilayah hukum
Polsek Ngancar, Kediri. Karena dikejar warga, mereka melarikan diri hingga
masuk ke wilayah kami di Bacem, Blitar. Akhirnya karena terdesak, pelaku kabur
meninggalkan mobil dan sapinya," jelas AKP Tri Muliarso.
Lebih lanjut dijelaskan, setelah proses pengamanan selesai dilakukan,
kedua ekor sapi yang menjadi korban curian tersebut telah berhasil dikembalikan
kepada pemiliknya yang sah. Warga pun merasa lega karena aset mereka yang
bernilai tinggi bisa diselamatkan.
Sementara itu, untuk proses hukum selanjutnya, kasus ini akan
dilimpahkan ke Polsek Ngancar, Kabupaten Kediri, mengingat lokasi Kejadian
Perkara (TKP) awal berada di wilayah tersebut.
Insiden ini kembali menjadi alarm dan peringatan keras bagi seluruh
masyarakat, khususnya para peternak dan pemilik sapi di wilayah Jawa Timur.
Menjelang musim Hari Raya Kurban, harga sapi di pasaran diketahui sedang
sangat menggiurkan dan cenderung meningkat. Kondisi ini seringkali menjadi daya
tarik bagi para pencuri untuk beraksi.
"Kami imbau kepada seluruh masyarakat, terutama pemilik ternak,
untuk semakin waspada. Jaga kandang sapi masing-masing dengan lebih ketat,
pasang kunci ganda, dan aktifkan sistem ronda atau siskamling. Jangan beri
celah bagi pencuri untuk beraksi," pesan pihak berwenang.
Keberhasilan pengejaran ini diharapkan menjadi tamparan keras bagi
jaringan pencuri sapi dan menurunkan angka kriminalitas di wilayah tersebut.
Sumber: Info Lokal
#tandaglobalnews #PencurianSapi #Kediri #Blitar #Bacem #SapiCurian
#WargaTangkap #HargaSapi #Viral #BeritaDaerah #Jatim #IdulAdha

Posting Komentar