JAKARTA BARAT – Seorang pedagang rujak berusia 50 tahun
menjadi sasaran kemarahan dan amukan warga di kawasan Jalan Guji Baru,
Kelurahan Duri Kepa, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Pria paruh baya
tersebut dituding telah melakukan tindakan asusila atau pelecehan seksual
terhadap seorang anak sekolah dasar (SD)
, pada Kamis 14 Mei 2026.
Kemarahan warga memuncak setelah informasi mengenai dugaan kejahatan
terhadap anak itu tersebar luas. Puluhan warga pun berbondong-bondong
menggeruduk rumah kontrakan tempat tinggal pelaku. Situasi sempat memanas,
bahkan sejumlah warga terlihat melayangkan pukulan kepada pelaku saat beruntung
aparat kepolisian ,dari Polsek Kebon Jeruk tiba di lokasi untuk mengamankan
tersangka.
Salah satu warga asarkat mengatakan bawasanya, kasus ini
mulai terungkap ketika korban pulang ke rumah dalam keadaan menangis dan
ketakutan. Anak tersebut kemudian menceritakan peristiwa mengerikan yang
dialaminya kepada orang tua. Mendengar pengakuan anaknya, pihak keluarga segera
melapor ke pihak sekolah, yang kemudian menindaklanjutinya dengan mendorong
keluarga melaporkan peristiwa ini ke kepolisian.
"Menurut pengakuan dari pihak orang tua, kasus itu
sudah dilaporkan terkait dugaan pelecehan," ungkap Asarkat, salah satu
warga setempat.
Yang membuat masyarakat sekitar terkejut dan tak percaya
adalah sosok pelaku yang dikenal sehari-hari. Warga mengenal pedagang rujak itu
sebagai sosok yang santun, taat beribadah, dan aktif mengikuti berbagai
kegiatan keagamaan di lingkungan RT tempatnya tinggal. Ia juga telah lama
menetap di kawasan tersebut dan memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) setempat,
meski tinggal seorang diri karena istri serta anak-anaknya berada di kampung
halaman.
"Sangat mengejutkan. Selama ini dia dikenal religius,
rajin ikut kegiatan agama, dan sopan. Kami tidak menyangka dia melakukan hal
keji seperti ini," tambah Asarkat.
Pasca kejadian, keluarga korban telah membawa siswi SD tersebut
untuk menjalani pemeriksaan medis atau visum et repertum guna mendapatkan bukti
kuat di kepolisian. Hingga saat ini, hasil resmi pemeriksaan tersebut belum
diumumkan ke publik.
Sementara itu, pihak kepolisian terus melakukan penyelidikan
mendalam guna mengungkap kronologi lengkap peristiwa serta memastikan kebenaran
laporan tersebut. Penyidik juga telah memeriksa sejumlah saksi dan mengamankan
barang bukti yang diperlukan. Polisi belum merilis keterangan resmi mengenai
status hukum pelaku maupun rincian modus yang digunakan.
Warga berharap kasus ini diproses secara tegas sesuai aturan
hukum yang berlaku, agar memberikan rasa keadilan bagi korban dan keluarga,
serta menjadi pelajaran bagi siapa saja yang berniat melakukan kejahatan
serupa.
Sumber berita :KORANMANADO
#tandaglobalnews#KasusAsusila #PedagangRujak #DuriKepa
#JakartaBarat #PerlindunganAnak

Posting Komentar