JAKARTA BARAT – Sebuah peristiwa berdarah mengguncang
kawasan Komplek Permata atau yang lebih dikenal dengan sebutan Kampung Ambon,
Cengkareng, Jakarta Barat. Seorang pria tewas seketika setelah mengalami luka
parah akibat penusukan dan sabetan senjata tajam, pada Kamis 14 MEI 2026.
Insiden naas ini bermula dari perselisihan ringan yang berakhir fatal.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, kejadian berawal dari
cekcok mulut yang terjadi antara korban dan pelaku, yang diketahui merupakan
rekan atau kenalan korban. Perselisihan tersebut ternyata memanas dan berlanjut
menjadi pertengkaran fisik. Tanpa diduga, pelaku mengeluarkan senjata tajam dan
melakukan aksi kekerasan, menusuk dan menyabetkan benda tajam ke arah tubuh
korban.
Korban tergeletak bersimbah darah di lokasi kejadian dan
dinyatakan tewas di tempat akibat luka yang dideritanya. Sementara itu, pelaku
sempat melarikan diri meninggalkan lokasi sesaat setelah melakukan aksinya.
Mendapat laporan kejadian, pihak kepolisian dari Polsek
Cengkareng beserta tim Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat segera bergerak
menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP). Tim penyidik melakukan pengolahan TKP,
mengumpulkan barang bukti, serta memeriksa sejumlah saksi mata untuk mengungkap
kronologi lengkap kejadian.
Kapolsek Cengkareng membenarkan adanya peristiwa tersebut
dan memastikan timnya sedang bekerja maksimal. Pihak kepolisian kini tengah
memburu pelaku yang masih berada dalam pelarian. Identitas pelaku pun sedang
digali lebih dalam agar dapat segera diamankan dan dipertanggungjawabkan
menurut hukum yang berlaku.
"Kami sedang gencar melakukan pengejaran terhadap
pelaku. Motif sementara diduga bermula dari perselisihan atau cekcok antar
keduanya," ungkap keterangan dari pihak kepolisian.
Warga sekitar mengaku terkejut dan mencemaskan kejadian
tersebut. Kini, harapan tertuju pada aparat kepolisian agar pelaku segera
tertangkap dan kasus ini segera terungkap demi menegakkan keadilan bagi korban
dan keluarga.
Sumber berita :okezone
#tandaglobalnews#KasusKriminal #Cengkareng #JakartaBarat
#Penusukan #PolisiBurupelak

Posting Komentar