TandaGlobalnewsJakarta – Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga,
Roy Suryo, bersama puluhan massa aksi lainnya, menggelar unjuk rasa di depan
Gedung DPR RI, Jakarta, pada Kamis, 16 April 2026. Aksi ini secara spesifik
menuntut mantan Presiden Joko Widodo untuk menunjukkan ijazah aslinya kepada
publik.
Tuntutan Transparansi dan Aspirasi untuk
DPR
Tujuan utama dari aksi yang dipimpin
oleh Roy Suryo ini adalah menuntut kejelasan mengenai polemik ijazah asli
mantan Presiden Joko Widodo. Roy Suryo menegaskan bahwa isu ini belum
terselesaikan dan perlu segera diklarifikasi demi menghindari kegaduhan lebih
lanjut di masyarakat.
Aksi ini juga ditujukan kepada para
anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sebagai wakil rakyat. Roy Suryo berharap
para anggota dewan dapat mendengar dan menyalurkan aspirasi masyarakat terkait
tuntutan transparansi ijazah ini. Ia menekankan bahwa kehadiran mereka secara
langsung di depan parlemen menunjukkan keseriusan mereka dalam menyuarakan isu
ini, tidak hanya melalui media sosial.
Pelaksanaan Aksi dan Konteks Waktu
Aksi unjuk rasa berlangsung di depan
Gedung DPR/MPR RI dan diikuti oleh puluhan orang, termasuk beberapa tokoh,
salah satunya adalah Mayjen TNI (Purn) Soenarko. Aksi ini memiliki makna
tersendiri karena bertepatan dengan peringatan satu tahun kunjungan pihak Roy
Suryo ke Universitas Gadjah Mada (UGM) pada 15 April 2025 lalu, yang juga
terkait dengan isu ijazah yang sama.
Pengawalan dan Dinamika Kasus
Aksi berjalan dengan kondusif di bawah
pengawalan aparat kepolisian. Massa membentangkan spanduk dan poster, sementara
Roy Suryo menyampaikan orasinya dari atas mobil komando.
Aksi ini kembali mengangkat isu ijazah
yang sempat menjadi perbincangan publik di masa lalu. Hal ini juga terjadi di
tengah dinamika terkait kasus serupa, termasuk munculnya informasi mengenai
Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) atau Restorative Justice (RJ) bagi
pihak lain yang terlibat dalam kasus serupa. Informasi ini memicu respons dan
perbedaan pandangan dari kubu Roy Suryo, yang semakin menambah perhatian publik
terhadap isu ini.
Aksi unjuk rasa ini menarik perhatian
karena kembali membawa isu hukum dan transparansi ke ranah publik parlemen,
menuntut kejelasan dari institusi negara dan mantan pimpinannya.
Facebook
: Tandaglobalnews
X / Twitter : @tandaglobalnews
Instagram : Tandaglobalnews
Tiktok
: tanda.global.news
Youtube
: @TANDAGLOBALNEWS
Whatsapp : +62
857-4306-4965
Email
: tandaglobal.news@gmail.com


Posting Komentar