TANDAGLOBALNEWS | PESAWARAN – Kecelakaan beruntun melibatkan delapan kendaraan terjadi di Jalan Lintas Barat (Jalinbar) Sumatra, tepatnya di Desa Negeri Sakti, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, pada Selasa (28/4/2026) sore. Meski mengakibatkan kerusakan parah pada sejumlah kendaraan, insiden ini dipastikan tidak memakan korban jiwa.
Kronologi Kejadian
Peristiwa bermula sekitar pukul 17.00 WIB saat arus lalu lintas di kawasan Dusun Sri Menanti sedang cukup padat. Sebuah Truk Fuso Hino dengan nomor polisi BE 8186 QU yang melaju dari arah Bandar Lampung menuju Gedong Tataan diduga mengalami kegagalan sistem pengereman (rem blong) saat melintasi jalanan menurun.
Karena beban kendaraan yang berat dan posisi jalan yang menurun, sopir truk kehilangan kendali sepenuhnya. Truk tersebut kemudian menghantam deretan kendaraan di depannya yang sedang mengantre di jalur tersebut.
Daftar Kendaraan yang Terlibat
Berdasarkan data dari Satlantas Polres Pesawaran, total terdapat delapan unit kendaraan yang mengalami tabrakan karambol, yakni:
Truk Fuso Hino (BE 8186 QU) sebagai pemicu.
Toyota Avanza (BE 1519 AW).
Toyota Yaris (BE 1420 AMA).
Truk Boks Hino (B 9529 S) yang sempat terperosok ke sisi jalan.
Honda BR-V (BE 1320 JA).
Truk Hino (BE 8364 AAN).
Toyota Avanza Silver (BE 1420 VD).
Honda Mobilio (BE 1653 CA).
Kondisi Korban dan Evakuasi
Plt Kasatlantas Polres Pesawaran, Ipda Munasik, mengonfirmasi bahwa seluruh pengemudi dan penumpang dalam kondisi selamat.
"Alhamdulillah, untuk korban jiwa nihil. Hanya kerugian material berupa kerusakan kendaraan yang cukup signifikan karena benturan beruntun," ujarnya di lokasi kejadian.
Proses evakuasi kendaraan sempat memicu kemacetan panjang di kedua arah Jalinbar selama beberapa jam. Personel Satlantas dikerahkan untuk melakukan sistem buka-tutup jalan guna mengurai penumpukan kendaraan sembari menunggu mobil derek memindahkan unit-unit yang ringsek.
Himbauan Kepolisian
Pihak kepolisian saat ini telah mengamankan sopir truk Fuso untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Selain itu, kepolisian mengimbau kepada seluruh operator angkutan barang dan pengendara pribadi untuk rutin melakukan pengecekan kelaikan kendaraan (KIR) secara berkala, terutama pada komponen vital seperti rem dan mesin, guna mencegah kecelakaan serupa di masa mendatang.

Posting Komentar