MENDADAK TERBAKAR! Mobil Listrik di Gresik Berawal dari Baterai Lemah

 


Tandaglobalnews GRESIK, Rabu 22 April 2026 – Sebuah insiden mengejutkan terjadi di Jalan Mayjen Sungkono Blok B/4, Desa Gulomantung, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. Sebuah mobil listrik jenis Hyundai Kona dengan nomor polisi W 1552 RU tiba-tiba terbakar saat sedang dikendarai, setelah sebelumnya muncul indikator baterai lemah dan panas berlebih.

 Peristiwa ini bermula sekitar pukul 11.20 WIB, saat pemilik sekaligus pengemudi bernama Alex sedang mengendarai mobil tersebut. Awalnya, perjalanan berjalan normal tanpa ada tanda-tanda yang mencurigakan, hingga tiba-tiba layar instrumen mobil menampilkan peringatan "Low Battery" atau baterai dalam kondisi lemah. Menyadari hal tersebut, Alex berencana untuk segera mencari tempat pengisian daya terdekat. Namun, hanya berselang sekitar 10 menit setelah sinyal baterai lemah muncul, mobil kembali memberikan peringatan baru, yaitu indikator "Overheat" yang menandakan suhu sistem baterai dan komponen lainnya meningkat secara drastis dan tidak wajar.

 Tidak butuh waktu lama, tepat setelah peringatan overheat muncul, tiba-tiba terlihat percikan api keluar dari bagian bawah kendaraan. Api tersebut dengan sangat cepat membesar dan mulai melalap bodi mobil, disertai asap tebal yang mengepul tinggi hingga terlihat dari jarak jauh. Melihat situasi yang semakin kritis, Alex segera menghentikan mobil, mematikan mesin, dan keluar dari kendaraan dengan selamat. Ia kemudian berusaha memadamkan api menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang tersedia di dalam mobil. Namun, upaya tersebut tidak berhasil karena api sudah terlalu besar dan sulit dikendalikan, bahkan terus merambat ke seluruh bagian kendaraan.

 Karena situasi semakin genting dan tidak mampu ditangani sendiri, Alex segera menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Gresik untuk meminta bantuan. Petugas Damkar yang menerima laporan tersebut langsung bergerak cepat menuju lokasi dengan mengerahkan 1 unit mobil pemadam, 1 unit suplai air, dan 7 personel. Sesampainya di tempat kejadian sekitar pukul 11.37 WIB, petugas langsung melakukan penyemprotan air untuk menjinakkan api yang sudah melalap hampir seluruh bagian mobil.

 Proses pemadaman berlangsung cukup sulit karena sifat baterai mobil listrik yang mudah memicu api kembali jika tidak didinginkan dengan sempurna. Petugas harus melakukan penyemprotan secara terus-menerus dan menyeluruh untuk memastikan suhu baterai turun drastis. Setelah berjuang selama sekitar 40 menit, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 12.15 WIB. Petugas kemudian melakukan proses pendinginan (cooling down) secara menyeluruh untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang tersembunyi dan mencegah terjadinya kebakaran ulang.

Akibat insiden ini, mobil listrik tersebut hangus terbakar hingga hanya menyisakan rangka besi dan bagian mesin yang rusak parah. Nilai kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Namun, beruntungnya tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini, sehingga pengemudi bisa selamat tanpa cedera.

 Berdasarkan keterangan dari Alex dan hasil pengamatan awal di lokasi, Kepala Dinas Damkar Gresik, Suyono, menyampaikan bahwa dugaan sementara kebakaran disebabkan oleh overheat atau panas berlebih pada sistem baterai yang kemungkinan dipicu oleh kondisi daya yang sudah sangat rendah. "Setelah sinyal baterai lemah muncul, sekitar 10 menit kemudian terjadi peningkatan suhu yang drastis hingga memicu percikan api. Namun untuk penyebab pastinya masih akan diselidiki lebih lanjut bersama pihak terkait, termasuk produsen kendaraan," jelas Suyono.

 Insiden ini menjadi perhatian khusus dan peringatan bagi pengguna kendaraan listrik untuk selalu memperhatikan kondisi daya baterai dan suhu kendaraan, serta segera melakukan pengecekan atau mencari tempat aman jika muncul indikator peringatan dari sistem kendaraan.

 

 

 #tandaglobalnews#MobilListrikTerbakar #Gresik #HyundaiKona #Overheat #BateraiLemah #BeritaGresik #JawaTimur 

Tinggalkan Komentar

Lebih baru Lebih lama