KKB Tembaki Warga Sipil 2 Hari Berturut-turut di Yahukimo, 3 Orang Luka

 


TandaGlobalNews YAHUKIMO – Situasi keamanan di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, kembali memanas. Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) diduga melakukan serangkaian aksi penembakan terhadap warga sipil selama dua hari berturut-turut, Senin (27/4) hingga Selasa (28/4/2026).

Akibat tindakan biadab tersebut, total tiga warga menjadi korban dan menderita luka tembak di berbagai bagian tubuh.

Peristiwa pertama terjadi di Distrik Dekai pada Senin sore. Seorang warga berinisial RK (29) menjadi korban serangan mendadak yang diduga dilakukan oleh KKB Kodap XVI Yahukimo.

Wakil Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, AKBP Andria, membenarkan kejadian tersebut.

"Insiden penembakan yang diduga dilakukan oleh KKB Kodap XVI Yahukimo. Warga sipil berinisial RK alami luka tembak di bagian leher," ujar Andria kepada wartawan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan medis awal, korban mengalami satu luka tembak masuk pada bagian leher sebelah kiri. Yang mengkhawatirkan, ditemukan juga delapan titik luka lain yang diduga berasal dari pecahan proyektil atau serpihan peluru yang meledak.

Tim Satgas Ops Damai Cartenz bersama Polres Yahukimo segera bergerak cepat mengevakuasi korban dan mengamankan lokasi. Korban kemudian dirujuk ke rumah sakit di Jayapura untuk mendapatkan penanganan medis yang lebih intensif.

Belum reda kekhawatiran masyarakat, aksi penembakan kembali terjadi keesokan harinya, Selasa (28/4), tepatnya di Jalan Jenderal Sudirman, Distrik Dekai.

Kali ini, dua warga sipil berinisial AA (26) dan NM (36) menjadi sasaran saat sedang melintas menggunakan kendaraan mobil.

"Keduanya mengalami luka tembak pada bagian lengan dan paha, dan saat ini dalam kondisi sadar serta menjalani perawatan medis di RSUD Dekai," kata AKBP Andria dalam keterangan resminya, Rabu (29/4/2026).

Selain mencederai korban, serangan tersebut juga menyebabkan kerusakan parah pada bodi kendaraan yang ditumpangi korban akibat dihujani peluru.

Dari hasil penyelidikan awal di lokasi kejadian, aparat mendapati gambaran modus operandi pelaku. Mereka diduga berjumlah dua orang yang berboncengan menggunakan sepeda motor.

Serangan dilakukan secara tiba-tiba (hit and run) tanpa ada peringatan sama sekali, sehingga korban tidak sempat melakukan antisipasi atau pertahanan diri.

"Berdasarkan hasil penyelidikan awal, pelaku diduga berjumlah dua orang yang menggunakan sepeda motor dan melakukan penyerangan secara tiba-tiba terhadap korban," paparnya.

"Dari hasil sementara, tidak terdapat korban jiwa dalam insiden tersebut, namun terdapat kerugian materiel berupa kerusakan kendaraan," tambahnya.

Aparat kepolisian menegaskan bahwa tindakan ini merupakan bentuk kekerasan serius yang sangat disayangkan karena secara sengaja menyasar warga sipil yang tidak bersenjata.

Pihaknya menjanjikan akan terus bekerja keras mengungkap identitas pelaku dan motif di balik penembakan ini. Peningkatan patroli dan pengamanan juga sudah dilakukan di titik-titik rawan untuk mencegah terulangnya insiden serupa.

"Ini merupakan tindakan kekerasan serius yang menyasar warga sipil secara tiba-tiba. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama, sehingga setiap bentuk kekerasan akan kami respons secara cepat, terukur, dan profesional," tegas AKBP Andria.

Sumber Berita: detiksulsel

#Yahukimo #PapuaPegunungan #KKB #Penembakan #OpsDamaiCartenz #BeritaPapua #Keamanan


Tinggalkan Komentar

Lebih baru Lebih lama