Tandaglobalnews TUBAN- Kamis 23 April 2026 – Sebuah
peristiwa nahas kembali melanda kawasan Pasar Baru Tuban pada dini hari tadi.
Kobaran api yang muncul secara tiba-tiba berhasil menghanguskan total 41 kios
dan los pedagang dalam waktu singkat, meninggalkan duka mendalam bagi para
pemilik usaha yang menggantungkan hidupnya di tempat tersebut.
Kejadian bermula
sekitar pukul 03.10 WIB, saat sebagian besar warga masih terlelap dalam
tidurnya. Menurut keterangan saksi mata, awalnya terdengar suara seperti
percikan listrik atau "pletik-pletik" dari salah satu kios, yang
kemudian disusul dengan munculnya asap dan api yang mulai menjalar dengan
cepat. Titik api awal terdeteksi berasal dari area depan musala pasar, yang
merupakan lokasi para pedagang gerabah dan barang pecah belah.
Karena banyaknya
material yang mudah terbakar serta angin yang cukup kencang saat itu, api
dengan cepat menyebar ke kios-kios sekitarnya. Dalam waktu kurang dari setengah
jam, kobaran api sudah membesar dan sulit dikendalikan, menjilat atap-atap
galvalum dan struktur bangunan. Suasana di lokasi langsung menjadi panik,
terutama warga yang tinggal di sekitar area pasar dan para pedagang yang mulai
berdatangan setelah mendapat kabar. Mereka berusaha menyelamatkan apa yang bisa
diselamatkan, namun amukan si jago merah terlalu kuat untuk dibendung.
Mendapat laporan
tersebut, pihak Damkar Tuban segera mengerahkan kekuatan maksimal. Total ada 5
unit mobil pemadam kebakaran utama yang dikerahkan, ditambah 6 unit water
supply dari BPBD, serta bantuan armada dari pihak SIG dan PLTU Tuban. Petugas
dari TNI, Polri, Satpol PP, dan masyarakat juga turut bahu-membahu membantu
proses pemadaman dan pengamanan lokasi.
Perjuangan memadamkan
api berlangsung cukup keras. Petugas harus berjibaku selama sekitar 1 jam 20
menit hingga akhirnya api berhasil dikendalikan sepenuhnya sekitar pukul 04.30
WIB. Namun demikian, proses penyisiran dan pembasahan area masih terus dilakukan
hingga pagi hari untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang tersisa yang
bisa menyala kembali.
Berdasarkan data
sementara yang dirilis oleh pemerintah daerah, total kerusakan mencapai 41 unit
kios dan los yang dimiliki oleh sekitar 15 orang pedagang. Barang-barang
dagangan, peralatan usaha, hingga stok bahan baku yang baru saja dibeli hangus
terbakar tak bersisa. Salah satu pedagang, Edi Eswanto, mengaku sangat syok
karena kiosnya yang bergerak di bidang penggilingan tepung dan pembuatan mie ikut
ludes. Bahkan, kemarin sore ia baru saja membeli stok tepung sebanyak 45 zak
yang kini sudah menjadi abu.
Alhamdulillah, dalam
musibah ini tidak ada korban jiwa yang dilaporkan. Namun kerugian materiil
diperkirakan mencapai jumlah yang sangat besar dan belum bisa dihitung secara
rinci.
Pagi harinya, Bupati
Tuban Aditya Halindra Faridzky didampingi Kapolres Tuban AKBP Alaiddin langsung
turun ke lokasi untuk meninjau kondisi dan memantau penanganan. Bupati
menyampaikan duka cita yang mendalam dan memastikan bahwa pemerintah akan
membantu proses pembersihan serta memfasilitasi para pedagang agar bisa segera
kembali beraktivitas. Sementara itu, pihak kepolisian bersama tim Labfor Polda
Jatim masih melakukan olah tempat kejadian perkara untuk mencari tahu penyebab
pasti kebakaran ini, apakah karena korsleting listrik atau faktor lainnya.
Peristiwa ini kembali
menjadi perhatian karena bukan pertama kalinya Pasar Baru Tuban dilanda
kebakaran. Banyak pihak berharap agar setelah ini bisa dilakukan evaluasi menyeluruh
terkait sistem keamanan dan instalasi listrik demi mencegah kejadian serupa
terulang di masa depan.
#tandaglobalnews#KebakaranPasarBaru
#PasarBaruTuban #Tuban #BeritaTuban #Musibah #Kebakaran #JawaTimur
#BeritaDaerah
Posting Komentar